Gokil, Jago Animasi Pelajar SMK 2 Jepara Dikontrak Mentari TV dan Negara Islandia

Foto, Yulian Dimas Eka Saputra, yang akrab disapa Dimas, seorang pelajar SMK 2 Jepara.

Global7.id – Jepara,

Seorang pelajar SMK 2 Jepara berhasil mengasah skillnya merancang animasi hingga mendapat kesempatan menggarap project kartun dari negara Islandia.


 

Pelajar SMK itu adalah Yulian Dimas Eka Saputra, yang akrab disapa Dimas. Atas kemampuannya Dimas juga dikontrak oleh stasiun TV Nasional mengerjakan animasi kartun.


 

Saat diwawancarai, tampak deretan komputer berjejer rapi di ruangan animasi SMK 2 Jepara. Para siswa sangat fokus duduk menatap layar komputer di meja masing-masing.


 

Diantara siswa itu, Yulian Dimas Eka Saputra, salah satunya. Tak banyak yang tahu, Dimas adalah siswa bertalenta yang dimiliki Jepara, bahkan Indonesia.


 

Bersama teman-teman lainnya, Dimas mengerjakan animasi yang kemudian tayang di Youtube dan ditonton anak-anak dari negara Islandia dan ratusan ribu anak di dunia.


 

Berdasarkan keterangan guru sekolah, Dimas termasuk yang paling berbakat. Karena, tak hanya skill (kemampuan) animasi, karakter, sikap dan disiplin merupakan hal penting dalam pengerjaan proyek animasi.


 

Tanpa karakter dan disiplin, project animasi tidak ada yang selesai sesuai deadline dan bila karakter sudah terbentuk, lalu disiplin dan rajin maka skill akan terasah optimal.


Kepada wartawan, Dimas pelajar asli Jepara itu menceritakan, Emitter Labs Kudus yang bekerjasama dengan sekolahnya menawarkan pengerjaan project dari negara Islandia untuk “animate” (animasi) aset kartun yang sudah tersedia.

Bacaan Lainnya

 

“Animasinya tentang Halloween. Karakter dan story (cerita)nya sudah dari sana. Kita tinggal menggerakkan gambarnya,” jelas Dimas.


 

Setelah pengerjaan selesai, kartun itu tayang di channel YouTube asal negara tersebut. Dan kini telah ditonton ratusan ribu orang di seluruh dunia.


 

Untuk sampai di tahap itu, Dimas telah mengorbankan banyak hal, termasuk waktu bermainnya. Dimas mengaku hanya memiliki 4 jam tidur dalam sehari karena dikejar deadline project animasi.


 

Ia juga telah melalui pembiasaan yang ketat mengerjakan sejumlah project dengan tepat waktu. Tak hanya di project animasi luar negeri, kini Dimas dipercayai stasiun TV nasional (Mentari TV) untuk mengerjakan project kartun yang akan ditonton ratusan ribu, bahkan jutaan anak Indonesia.


 

Dimas adalah satu-satunya pelajar SMK 2 yang mendapat tawaran kontrak project kartun sebelum lulus sekolah dan dikontrak selama 3 tahun dan akan mengerjakan semua projectnya di Kudus untuk kemudian karyanya ditayangkan secara nasional.


 

Dimas mengaku suka dengan animasi karema terinspirasi dari Disney dan Pixar. Selama ini, dua perusahaan global itu telah menghasilkan kartun, animasi, dan film yang kata Dimas cukup canggih dan bagus.


 

Dimas berharap, suatu saat ada anak bangsa Indonesia yang juga bisa membuat film atau kartun dengan kualitas yang bisa unggul seperti dua perusahaan tersebut. Cita-cita Dimas adalah menghibur banyak orang melalui animasi yang Ia buat.


 

“Saya juga pengen anak Indonesia punya film yang bagus dan bisa bersaing di Luar Negeri,” kata Dimas.


 

Karena itu, Ia berharap suatu saat Ia bisa menjajal berkarya di beberapa studio di Indonesia agar mendapat banyak pengalaman.


 

Dimas juga menilai, kedepannya Ia ingin mengeksplor animasi pada game. Apalagi Ia melihat prospek animasi game kedepannya meyakinkan.


 

“Pengen juga suatu saat bisa kerja dan melatih skill di studio animasi di Singapura,” pungkasnya.***

Sumber: RK.

Pos terkait