Kecelakaan Bus Jaya Utama Tuban: Dua Tewas, Dua Luka Berat Usai Tabrak Suzuki Karimun, Ini Kronologinya!

Foto, Kondisi bus Jaya Utama dan mobil Suzuki Karimun ringsek usai tabrakan maut di Jalan Raya Tuban–Bancar, Tambakboyo, Tuban.

Global7.id – Tuban, 

Kecelakaan bus Jaya Utama Tuban kembali menelan korban jiwa. Peristiwa maut antara Bus PO Jaya Utama dan mobil Suzuki Karimun terjadi di Jalan Raya Tuban–Bancar, Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo pada Kamis malam (1/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

 

Benturan hebat tak terhindarkan. Dua penumpang mobil dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya mengalami luka serius dan harus mendapat penanganan intensif di rumah sakit.

 

Detik-Detik Kecelakaan Terjadi

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistiyo, menjelaskan kecelakaan terjadi saat Bus Jaya Utama melaju kencang dari arah barat menuju timur. Di tengah perjalanan, bus berusaha menyalip sebuah truk boks di depannya.

 

Namun aksi mendahului itu berujung petaka.

Bus masuk ke jalur kanan untuk menyalip. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Suzuki Karimun yang dikemudikan MF (30), warga Desa Gadon, Kecamatan Tambakboyo. Tabrakan pun tak terhindarkan.

 

“Bus masuk ke jalur berlawanan saat mendahului kendaraan di depannya. Saat itulah bertemu kendaraan dari arah timur sehingga terjadi benturan keras,” jelas IPTU Eko.

 

Korban Jiwa & Luka Serius

Benturan keras tersebut merenggut dua nyawa sekaligus.

Bacaan Lainnya

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian yakni:

MF (30) – pengemudi Karimun, warga Tambakboyo.

NA (26) – warga Kabupaten Rembang.

Sementara dua penumpang lainnya:

Azka (17)

Arifin (50)

kini menjalani perawatan medis di RSNU Tuban akibat luka yang cukup parah.

 

Kondisi Jalan Sebenarnya Aman

Yang mengejutkan, polisi menyebut faktor jalan dan cuaca bukan pemicu kecelakaan. Saat kejadian:

Jalan dalam kondisi lurus dan beraspal baik.

Cuaca cerah.

Lalu lintas terbilang sepi.

 

“Diduga kuat penyebab kecelakaan karena pengemudi bus kurang konsentrasi saat mendahului kendaraan lain,” tegas IPTU Eko.

 

Bus & Mobil Ringsek Parah

Akibat benturan keras tersebut, bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Evakuasi dilakukan petugas kepolisian dibantu warga sekitar. Arus lalu lintas sempat tersendat sebelum akhirnya kembali normal setelah kendaraan dievakuasi.

 

Polisi Lakukan Pemeriksaan Lanjutan

Saat ini, polisi tengah mendalami kasus tersebut. Pemeriksaan sopir bus, saksi di lokasi, hingga olah TKP dilakukan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kendaraan yang terlibat juga telah diamankan sebagai barang bukti.

 

Pengingat untuk Pengemudi

Peristiwa tragis ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengendara, terutama sopir kendaraan besar dan angkutan umum. Sedikit kelalaian, satu keputusan salah saat berkendara, bisa berujung nyawa melayang.

Selalu jaga konsentrasi.

Patuhi batas kecepatan.

Pastikan jarak aman.

Jangan memaksakan diri saat menyalip.

 

Kecelakaan ini meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi alarm keselamatan bagi pengguna jalan lainnya.

 

G7/HMS

Pos terkait