Gadis Desa Mambak Berprestasi! Raih Cumlaude di UNISNU Jepara, Buktikan Kerja Keras Berbuah Manis

Foto, Wiji lestari raih Predikat Cumlaude dari Unisnu Jepara

Global7.id – Jepara, 

 

Perjalanan akademik dan organisasi Wiji Lestari, S.E., patut menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya perempuan desa. Mahasiswi Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara ini berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3,48 tahun dengan predikat Pujian (Cumlaude) dan IPK 3,86.

 

 

Putri dari pasangan Hasyim dan Sri Rejeki ini berasal dari keluarga sederhana di Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara. Sang ibu dikenal sebagai penjual gorengan, namun keterbatasan ekonomi tidak menyurutkan semangat Wiji untuk terus belajar dan berprestasi.

 

 

Wiji memulai kuliah pada 1 September 2021 dan resmi lulus pada 27 Februari 2025. Selama masa studinya, ia tak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif menulis. Salah satu artikelnya yang berjudul “Analisis Kolektibilitas Pembiayaan pada KSPPS BMT Amanah Nusa Jepara” diterbitkan di Jurnal Nasional “Tabarru’ (Islamic and Finance)” edisi Mei 2025.

 

 

Wiji yang lahir di Jepara pada 13 Februari 2001 ini juga dikenal aktif dalam dunia organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua IPPNU Ranting Mambak (2020), Instruktur dan Pelatih IPPNU Cabang Jepara (2022), serta pengurus IPPNU PAC Pakis Aji di tahun yang sama. Kini, ia juga menjadi pengurus Karang Taruna “Tunas Karya” di desanya.

 

 

Di luar dunia akademik danorganisasi, Wiji memiliki pengalaman kerja yang beragam. Ia pernah bekerja di Acos Grade (2019–2021), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (2021), perusahaan furniture (2021–2022), dan menjalankan usaha sendiri secara online dan offline (2022–2023). Saat ini, ia bekerja sebagai staf di KSPPS BMT Amanah Nusa, tempat yang juga menjadi objek penelitiannya.

Bacaan Lainnya

 

 

Dengan latar belakang pendidikan dari MI Mamba’ul Ulum hingga MA Mathalibul Huda Mlonggo, dan kemudian menyelesaikan sarjana di UNISNU Jepara, Wiji dikenal sebagai sosok yang inovatif, terampil dalam social media marketing, dan menguasai teknologi perkantoran seperti Microsoft Office.

 

 

Pesan Moral
Kisah Wiji Lestari adalah bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah. Justru dari keterbatasan itu tumbuh kekuatan, ketekunan, dan semangat untuk bangkit. Keberhasilan bukan hanya milik mereka yang punya segalanya, tapi milik siapa saja yang berani bermimpi dan bekerja keras mewujudkannya. Semangat Wiji adalah teladan bahwa pendidikan, ketulusan, dan kerja keras adalah investasi terbaik untuk mengubah nasib. Dari warung gorengan milik sang ibu, kini ia menapaki jalan masa depan dengan ilmu, integritas, dan dedikasi.

 

 

G7/AR

Pos terkait