Dengan Bersyukur, Sutaryo Penjual Dawet Ayu Mampu Sarjanakan Puteranya dari Rejeki di Jepara

Foto, Sutaryo sedang melayani pembeli Es Dawet Ayu asli Banjarnegara di pasar Ratu Jepara.

Global7.id – Jepara,

Bersyukur merupakan ungkapan rasa terima kasih atas segala nikmat dan anugerah yang telah diberikan. Dalam Islam, syukur merupakan salah satu bentuk ibadah dan tanda keimanan kepada Allah SWT.

Secara umum, makna bersyukur itu berterima kasih kepada yang telah memberikan sesuatu, mengakui nikmat yang diberikan oleh Allah, memuji Allah atas nikmat tersebut, meminta tolong untuk menggapai rida Allah.

Rasa bersyukur tersebut telah dirasakan salah satunya oleh Sutaryo, 53 tahun seorang penjual Dawet Ayu asli Banjarnegara. Dawet Ayu mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional. Es Dawet Ayu asli khas Banjarnegara lezat serta segar dan sangat cocok diminum pada cuaca panas, es dawet dapat diminum panas ataupun dingin dengan menambahkan es batu. Rasanya yang segar, inilah keistimewaan serta keunikan minuman tradisional khas Banjarnegara yang satu ini.

Namun, dawet ayu pun ada juga dari Jepara. Jika es dawet Jepara menggunakan sagu aren, maka sedikit berbeda dengan es dawet ayu khas Banjarnegara yang menggunakan tepung beras dan tepung beras ketan.

Salah satu pembeli Dawet Ayu asli Banjarnegara, Hadi Priyanto mengatakan, “Menurut saya dawetnya lezat dan khas, hingga banyak pelanggan, ” Ujarnya saat mampir di pasar Ratu Jepara, Senin (6/1/2025).

Dari informasi yang diterima, Sutaryo datang ke Jepara tahun 1997 saat masih perjaka. Ia kini mangkal di pojok Pasar Jepara Satu, di tepi jalan dengan gerobak setianya. Dengan tekun ia menjalani pekerjaannya, tentu disertai rasa syukur. Sementara keluarganya tinggal di Banjarnegara. Dari rizki yang ia dapatkan di Jepara, pak Sutaryo dapat antarkan putra sulungnya raih gelar sarjana. Sedangkan anak keduanya masih duduk dibangku SMP.

Hadi menambahkan, “Semoga dilancarkan rizkinya dan diberikan kesehatan untuk pak Sutaryo, ” doa dari wartawan Senior dan budayawan asal Bondo, Jepara.

“Monggo mampir dan nikmati kelezatan dawet Pak Sutaryo, asli Banjarnegara, ” ajakan Hadi Priyanto.***

Sumber: G7.

Pos terkait