Catat, 100 Hari Kerja Wakil Bupati Akan Merealisasikan Jalan Jepara Mulus 

Foto, kondisi jalan rusak parah di wilayah Jepara

Global7.id – Jepara,

Pemangkasan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Jepara merupakan Efisiensi anggaran yang diatur oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 mengenai efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun 2025 mulai berimbas di Kabupaten Jepara.


Pasalnya, jalan Jepara ke Kelet terancam tidak bisa diperbaiki. Hal ini diyakini oleh wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar.


Untuk pertama kalinya ngantor setelah dilantik, Ibnu Hajar meyakini janji kampanye jalan Jepara mulus akan terealisasi, Senin (24/2/2025).


Ibnu Hajar menyebutkan, perbaikan atau memuluskan jalan Jepara merupakan prioritas program selama 100 hari kerja. Pihaknya menargetkan, sepanjang 101 kilometer Jepara akan mulus dalam 100 hari setelah pelantikan.


“Perbaikan jalan 101 kilometer jadi prioritas kami dalam 100 hari kerja. Karena itu merupakan salah satu program unggulan Jepara mulus yang menjadi Visi-Misi kami, ” ujar Wakil Bupati Jepara, Senin (24/2/2025).


Sampai tanggal 28 Februari mendatang, Ibnu Hajar akan bertindak sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Jepara. Sebab Bupati Jepara, Witiarso Utomo (Wiwit) sedang mengikuti retret di Magelang.


Ia menambahkan, “Sambil menunggu Mas Bupati retret di Magelang. Nanti kalau Mas Bupati sudah selesai retret kita akan langsung gaspol, ” imbuh Gus Hajar.


Di hari perdana ngantor, Ibnu Hajar langsung mengecek sejumlah pelayanan publik. Wabup Jepara mengunjungi RSUD RA Kartini, Dinas Kependudukan dan Pelayanan Sipil, serta Mal Pelayanan Publik Ratu Kalinyamat.


“Kami ingin memastikan sejumlah pelayanan publik berjalan benar-benar dengan semestinya. Jangan viral dulu baru pemerintah bergerak, kita harus punya roadmap yang jelas, ” imbuhnya.


Wakil Bupati Jepara tersebut mendapat aduan langsung dari masyarakat yang mengeluhkan lamanya proses pengurusan di loket BPJS Kesehatan.


Ibnu Hajar nampak membantu masyarakat dan melaporkan kendala tersebut ke pihak berwenang. Ia meminta agar petugas pelayanan ditambah, agar masyarakat semakin cepat dilayani.


Selain itu, Ibnu Hajar juga berziarah ke makam leluhur di Kompleks Makam Mantingan. Ziarah itu dimaknainya sebagai bentuk penghormatan dan meminta restu untuk memimpin Jepara selama lima tahun ke depan.


“Di hari pertama ini saya berziarah ke makam pendahulu Jepara untuk memohon restu dan doa,” Pungkas Ibnu Hajar.***


Pos terkait