Global7.id – Jepara,
Menyikapi kegaduhan di masyarakat, Petinggi Desa Dongos menggelar acara musyawarah Desa pada Jum’at (7/7/2023) dengan dihadiri oleh Camat, BPD, warga perwakilan ketua RT dan RW serta perwakilan Kapolsek Desa Dongos dan Babinsa.
Hal ini berkaitan dengan berita sebelumnya, gegara lebih dari seribu data warga Desa Dongos yang hilang dari sistem penerimaan bansos. Warga sempat protes di balai Desa. Karena data terhapus, warga tidak menerima paket bantuan untuk Triwulan pertama tahun ini. Dari data desa, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos Desa Dongos pada tahun 2022 sejumlah 1.200 KPM. Namun, untuk tahun 2023 ini hanya 26 KPM.
Tuntutan warga Desa Dongos kepada oknum operator perangkat Desa yang diminta untuk jujur dan mengakui kesalahannya dan akhirnya diminta mundur dari perangkat desa serta laporan akan di cabut.
Sementara itu, Fauzan Perwakilan BPD mengungkapkan warga tetap meminta operator Desa di berhentikan demi kondusifnya Desa Dongos.
Setelah berdiskusi panjang dan alot dengan warga dan BPD, akhirnya Petinggi Desa Dongos memberi keputusan dengan memberi putusan SP-3 ke operator Desa.
Saat dikonfirmasi awak media, “Iya hari ini saya resmi memberi SP-3 ke operator Desa Dongos, supaya Desa Dongos tetap kondusif aman dan tentram, ” Ujar
Abdul Khamid selaku Petinggi Desa Dongos.
Sumber: G7.
(Setiyadi Global7.id)
Tag










