Bocah SD Dibujuk untuk Masuk ke Mobil oleh Orang Tak Dikenal di Jepara

Foto, ilustrasi kejadian diduga percobaan penculikan anak dibawah umur.

Global7.id – Jepara,

Heboh, chatting yang di screenshot di status WhatsApp di wilayah kabupaten Jepara yang menjelaskan tentang percobaan penculikan anak dibawah umur.

 


Kapolsek Kedung, AKP Dasiyo membenarkan terkait dengan informasi bocah yang mengaku dibujuk masuk mobil oleh orang tak dikenal.


 

“Saat ini yang bersangkutan beserta kedua orang tua sudah kami panggil untuk memberikan keterangan lebih lanjut,” tanggapnya.


 

Namun, AKP Dasiyo belum bisa memastikan apakah kejadian tersebut percobaan penculikan atau hal lain yang memperkeruh suasana.


 

“Ini masih diperiksa untuk menjadi dasar laporan, jadi belum bisa memastikan motifnya seperti apa,” imbuhnya.


 

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya menjaga dan mengawasi anak-anaknya. Serta melaporkan kepada pihak berwajib apabila ditemui hal-hal yang mencurigakan.


 

“Ini tentu akan kami tindak lanjuti, atau nanti malah pihak Polres yang akan menanganinya secara langsung,” tandasnya.


Foto, tangkap layar dari berbagai sumber di akun Facebook di wilayah kabupaten Jepara.

Sebelumnya ada informasi seorang bocah di Desa Sukosono, Kedung, MBU, 9, mengaku dibujuk masuk ke dalam mobil oleh orang tak dikenal. Selain itu, bocah itu sempat ditawari sejumlah uang dan minuman. Bocah itu sepulang dari belanja di toko kelontong milik Hariyanto di depan SDN 1 Sukosono.

Bacaan Lainnya

 


Saat berjalan menuju rumah, dihampiri mobil Avanza hitam. Saat itu pukul 18.30, Minggu (18/8). Dari keterangan Petinggi Desa Sukosono, Zaenal Arifin, bocah itu mengaku melihat dua orang dewasa di dalam mobil.


 

Kemudian mengajak anak tersebut untuk ikut naik ke dalam mobil dengan diiming-imingi sejumlah uang dan minuman es. (MBU) tidak mau. Setelah itu pengendara turun dari mobil dan kembali merayu korban. Namun (MBU) tetap saja tidak mau.


 

“Setelah orang tersebut turun dari dalam mobil, bocah langsung lari,” jelasnya pada Senin (19/8).


Siswa yang masih duduk di bangku kelas IV itu langsung pulang dan menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Selain dua pengendara tadi, MBU dikabarkan sempat melihat seorang anak perempuan dan dua laki-laki dilakban dengan kondisi tidur.


 

Pihaknya mengimbau warga tetap waspada. Namun tetap tenang. Karena sudah ditangani pihak berwajib.***

Sumber: RK.

Pos terkait