Niat Menolong, Pria di Mambak Jepara Malah Dianiaya hingga Babak-belur

Foto, korban penganiayaan terhadap pelaku inisial (NV) yang terjadi di Desa Mambak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara.

Global7.id – Jepara,

Peristiwa dugaan penganiayaan terjadi di Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, pada Jumat (16/8/2024). Insiden ini terjadi di jalan Mambak – Pakis aji tepatnya depan rumah Bidan Mambak, pada Jum’at (16/8/2024).


 

Pelaku yang diidentifikasi sebagai (NV) warga Desa Suwawal barat, Kecamatan Mlonggo, diduga melakukan penganiayaan terhadap korban bernama Bambang, yang beralamat di RT4/RW4, Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara.


 

Menurut keterangan yang dihimpun dari saksi-saksi di tempat kejadian, peristiwa bermula ketika Bambang (58) sedang berada di perempatan Desa Mambak. Saat itu, ia melihat seorang perempuan bernama Is yang sedang berjalan kaki bersama anaknya. Berniat menolong karena arah yang sejalan, Bambang menawarkan tumpangan dengan sepeda motornya.


 

Namun, setelah menempuh jarak sekitar 100 meter, Is terjatuh dari motor karena terpeleset, menyebabkan hidungnya berdarah. Bambang segera menghentikan kendaraannya untuk menolong Is. Melihat kejadian tersebut, saksi pertama, seorang perempuan berusia (33) tahun, segera menghubungi suami Is untuk memberitahukan kondisi istrinya.


 

Tidak lama kemudian, suami Is datang bersama seorang saudaranya bernama (NV) mengendarai sebuah mobil pickup. Dengan bantuan Bambang dan warga setempat, Is diangkat ke atas kendaraan mobil pickup tersebut.


 

Diketahui, secara tiba-tiba, tanpa penjelasan, (NV) melakukan penganiayaan terhadap Bambang. Akibatnya, kepala Bambang mengalami luka bocor, rahang kanan bengkak, serta memar di bahu kiri, hingga ia tersungkur di tanah.


 

Bambang segera dilarikan ke RSUD by RA Kartini Jepara untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Pakis Aji telah mendatangi rumah sakit untuk meminta keterangan dari korban dan saksi-saksi yang berada di tempat kejadian.


 

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi awak media, Bambang korban penganiayaan hanya mengatakan, “Kok Saya langsung digebuki. Biar proses hukum yang melanjutkan, ” ucapnya, Jum’at (16/8).


Kasus ini tengah dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk mengungkap motif di balik tindakan kekerasan yang menimpa Bambang.***

Sumber: G7.

Wartawan: AR.

Pos terkait