Ahli Supranatural dan Pengobatan, Dicky Anangga dari Jepara Tidak Pasang Tarif

Global7.id – Jepara,

 

Dalam kehidupan manusia tidak bisa dipungkiri, banyak dari kita yang membutuhkan bantuan guru agama atau guru spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini berkaitan dengan bantuan dari mereka biasanya berdasar dari agama yang benar.

 


Beberapa dari masyarakat juga menggunakan ahli spiritual untuk membantu menyelesaikan masalah dan bahkan banyak dari kalangan atas hingga para pejabat yang menggunakan jasa mereka ini.

 


Salah satunya adalah Dicky Anangga, seorang ahli spiritual yang tinggal di Bapangan, Jepara, Jawa Tengah, no hp 081953786373 WhatsApp.

 


Dicky Anangga ini memiliki darah campuran Jawa Lampung yang belajar ke cicitnya dari seorang kyai H. Nawawi dan para kyai di terkemuka di kota Mojokerto.

 


 

Anak keempat dari pasangan Muhammad Isya Shudispra dan ibu Sulistiyowati yang merupakan kakak ipar dari mantan komedian Vico Bean asal Jepara ini mampu mengobati dan memiliki ilmu supranatural sejak kecil, namun tahun 2015 ia aktif menjalankan profesi sebagai ahli spiritual dengan tujuan hanya untuk membantu sesama manusia yang ada di sekelilingnya.

 


Memiliki ilmu agama dan ilmu spiritual yang diwarisinya dari sang kakek yang sudah almarhum beberapa tahun silam, ia menyebutkan bahwa dengan memakai bantuan air, garam dan minyak arab untuk mengerjakan sesuatu hal, misalnya penumbalan rumah, tanah, pengobatan dan lainnya.

 

Bacaan Lainnya

“Awalnya saya tidak mempromosikan ke siapapun bahwa saya bisa serta memiliki kelebihan ilmu kanuragan, namun dari mulut ke mulut, akhirnya banyak yang mengetahui bahwa saya bisa dan mampu menolong orang yang memiliki masalah dan keinginan,” ujar Dicky Anangga, Minggu (3/7/2022).

 


Kepada setiap tamu yang datang meminta pertolongan, Dicky tidak memasang tarif ataupun biaya jasa, “Jika dikasih ya syukur, jika tidak ya enggak masalah”, imbuh Dicky.

 


Mengerjakan sesuatu hal spiritual yang sifatnya membantu siapapun selalu dikerjakan Dicky dari subuh, siang, hingga malam hari, namun Dicky juga tetap harus beristirahat sejenak untuk meluangkan waktunya untuk keluarganya.

 


Dicky menjelaskan saat mengerjakan sesuatu hal apapun baik mengikuti keinginan tamu pasti selalu dikerjakan di depan tamu, karena menurutnya tidak mau ada yang ditutup tutupi.

 


Dicky menceritakan sudah hal biasa jika ada seseorang yang sudah dibantu dan berhasil kemudian melupakan jasanya. Dia tidak mempersalahkan karena tidak bisa dipungkiri bahwa ilmu yang dipunyai Dicky merupakan suatu anugerah dari Allah SWT untuk hal yang bermanfaat.

 


 

Saat melakukan ilmu spiritualnya, Dicky menjelaskan selain doa, ada juga peralatan yang diperlukan.

 


“Tetapi peralatannya semua sesuai keinginan tamu dan tergantung hajat tamu karena saya sudah menyiapkan alat yang diperlukan,” Ungkapnya.

 


 

Selama ini banyak tamu dari kalangan masyarakat kelas menengah kebawah saja dan jika ada tamu pejabat atau kalangan atas yang meminta bantuan pasti dibantu semampunya dan semua berjalan lancar dan banyak berhasil sesuai keinginan.

 


“Saya selama menjalankan kegiatan spiritual ini Alhamdulillah banyak yang berhasil dans emua atas seizin Allah SWT,” kata Dicky.

 


“Saya hanya ingin membantu sesuai kemampuan saja, jika saya diberikan rejeki yang berlimpah lewat salah satu pekerjaan saya ini ya saya bersyukur dan jika tidak ya saya tetep bersyukur karena kekayaan di dunia hanya bersifat sementara,” tutupnya.***

Sumber: DA/VR.

Pos terkait