Uniknya Warga Desa Mantingan Jepara yang Menggelar Acara Kemerdekaan RI dengan Menyiapkan 17 Tumpeng 8 Pasang Pisang dan 45 Ingkung

Foto acara Tirakatan dan Sedekah Bumi di dukuh Bendo Sari dari Desa Sekuro kecamatan Mlonggo Jepara

Global7.id – Jepara, 

 

Ratusan masyarakat RT 01 RW 01 Desa Mantingan Kecamatan Tahunan, Jepara menggelar Tirakatan dalam rangka memperingati HUT RI Ke- 77 dan tasyakuran pembangunan jalan aspal dari Aspirasi DPRD Jateng Helmy Turmudhi dari Fraksi Demokrat, Selasa (16/8/2022).

 


Dalam acara Tirakatan ini di hadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, para pemuda dan juga hadir anggota DPRD Jateng Helmy Turmudhi yang didampingi anggota DPRD Jepara Latifun dan juga tim SHT ( Sahabat Helmy Turmudhi) yang sudah memberikan bantuan aspirasi berupa pembangunan jalan aspal di RW 1 dan juga jalan aspal menuju makam sunan Hadlirin Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Jepara.


 


Foto suguhan menarik yang merupakan simbol kemerdekaan Indonesia

Dalam sambutannya Joko selaku ketua RT 01 RW 01 mewakili semua masyarakat menyampaikan, “Saya mewakili warga saya mengucapkan terima kasih kepada H. Helmy Turmudhi yang sudah memberikan bantuan pembangunan di komplek lingkungan kami, semoga bermanfaat bagi kita semua, ” Ujarnya Joko Ketua RT.

 


Joko menambahkan rasa syukur warga Desa Mantingan, kecamatan Tahunan Jepara dengan mengadakan Tirakatan dalam rangka HUT RI ke-77 tahun dengan suguhan 17 tumpeng 8 pasang pisang dan 45 dekem ayam yang dipromotori oleh ketua RT dan tokoh masyarakat. Suguhan itu merupakan simbol tanggal kemerdekaan yaitu 17-8-1945 yang menyatakan kemerdekaan negara Indonesia.

 


“Kami berpesan untuk selalu menjaga kerukunan dan kedamaian antar tetangga, dengan kegiatan seperti ini berarti kita ikut andil dalam menjaga NKRI, ” Imbuh Joko.

 


Anggota DPRD Jawa tengah Helmy Turmudhi menyampaikan pesan singkat, “Mari kita jaga silaturrahim, dan juga pembangunan jalan yang sudah kami bantu ini semoga bisa dirawat sehingga nanti bisa menjadi sarana transportasi yang bermanfaat bagi masyarakat, dan kami mohon maaf mohon pamit karena juga ada agenda seperti ini di Desa Krapyak juga, ” Pungkasnya Helmy Turmudhi.***

Bacaan Lainnya

Sumber: MFT.


Pos terkait