Global7.id – Jepara,
Melansir dari kuasakata.com, dengan viral ya pemberitaan media online, akhirnya perawat Aan atau Fahrudin Anhar (28) mengambil tindakan tegas yaitu mengambil jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahannya pasca merasa difitnah oleh akun Twitter @UpWanita.
Dalam akun Twitter itu, akun tersebut memposting foto Aan dan menyebutnya sebagai Perawat yang telah melakukan tindakan pencabulan terhadapnya.
Ketika dikonfirmasi Aan mengatakan bahwa hal itu fitnah. Di RSUD Kartini Jepara, Aan bertugas di Ruang Kemuning yang merupakan bangsal perawatan pasien kelas III.
Sebagai gambaran, ruangan di Bangsal Kemuning berkapasitas tujuh orang. Sehingga mustahil satu ruangan diisi satu orang pasien. Belum lagi ada keluarga pasien yang menunggu.
“Mustahil kalau ada tindakan pelecehan. Ruangan Kemuning selalu ramai karena ada keluarga pasien yang menunggu,” jelas Aan ketika dihubungi kuasakata.com lewat sambungan telepon.
Ia menyangkal pengakuan akun @UpWanita yang menyebutkan dirinya sempat digrepe alias dipegang area alat vitalnya hingga empat kali.
“Kalau saya memang pelakunya, apa mungkin saya melakukannya sementara di ruangan biasanya ada sampai 10 orang. Ada pasien juga ada para keluarga pasien yang menunggu,” tandasnya.
Mempertimbangkan banyaknya kerugian yang ia terima, yaitu hujatan dari netizen juga fotonya disebarluaskan atas perbuatan yang tidak ia lakukan, Aan akan mengambil jalan tegas ke jalur hukum.
Ia juga berharap, netizen di Jepara tidak ikut-ikutan menyebarkan kabar bohong dan fitnah yang diunggah oleh akun twitter @UpWanita.
“Orang ini dulu pernah dekat dengan saya, namun punya sakit hati. Sekarang dia ingin hancurkan nama baik saya. Namun itu masih dugaan. Saya akan cari bukti-bukti demi nama baik saya,” jelas Aan.
Sementara itu Ketua DPD PPNI kabupaten Jepara Hadi Sarwoko menyebut pihaknya akan mendampingi anggotanya yang sedang berurusan dengan hukum.
“Saya kenal betul si Perawat ini. Saya meyakini Aan ini orang seperti apa. Tidak seperti yang dituduhkan. Akan kami kawal, kami dampingi untuk mendapatkan keadilan,” tandas Hadi.***
Sumber: Kuasakata.com.










