90 Desa di Jepara Jadi Desa Siaga TB, Pemkab Perkuat Deteksi Dini Hingga Tingkat Desa

Foto kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Dr. Akhmad Wiyagus di Pendopo Kabupaten Jepara.

JEPARA, Global7.id | Pemerintah Kabupaten Jepara terus memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TB) dengan mengembangkan Desa Siaga TB hingga ke tingkat desa.

 

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Dr. Akhmad Wiyagus di Pendopo Kabupaten Jepara, Selasa (13/10/2026).

 

Kunjungan tersebut disambut langsung Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, didampingi Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Abdul Wachid.

 

Agenda kunjungan dirangkai dengan Deklarasi Desa Siaga Tuberkulosis serta penguatan koordinasi pelayanan kesehatan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

 

Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan bahwa dari total 195 desa dan kelurahan di Jepara, seluruhnya telah memiliki Desa Siaga dengan Forum Kesehatan Desa yang aktif. Sebanyak 90 desa dan kelurahan diantaranya telah dikembangkan menjadi Desa Siaga TB.

 

“Melalui deklarasi ini kita berkomitmen memperkuat penemuan kasus sejak dini, meningkatkan edukasi masyarakat, dan memastikan warga yang membutuhkan pertolongan tidak terlambat memperoleh layanan kesehatan,” ujar Bupati Witiarso.

 

Bupati juga memaparkan, hingga 5 Oktober 2026 program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jepara telah menjangkau 624.767 orang atau 49,73 persen dari jumlah penduduk. Dari 47 desa yang menjadi lokus program Speling Melesat, 38 desa telah melaksanakan pelayanan yang terintegrasi dengan CKG.

 

Sementara itu Wamenkes dr. Benjamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menjawab persoalan kesehatan. Ia menyoroti Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan beban kasus TB tertinggi di dunia, sehingga pemerintah menjalankan program nasional penuntasan TB secara intensif sejak 2025.

Bacaan Lainnya

 

Dalam paparannya, cakupan CKG nasional telah mencapai 105,1 juta orang per 4 Oktober 2026 atau 80,6 persen dari target 130,3 juta orang, didukung 10.318 puskesmas di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

 

Pemerintah pusat juga memperkuat layanan rumah sakit dengan revitalisasi 441 RSUD, termasuk 66 RSUD di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

 

Kunjungan kerja juga dilanjutkan dengan peninjauan RSUD R.A Kartini Jepara. Rumah sakit tersebut mencatat 142 tindakan catheterization laboratory (Cathlab) selama Mei-September 2026 setelah mendapat persetujuan pelayanan BPJS Kesehatan pada Mei 2026.

 

Melalui pengembangan Desa Siaga TB, perluasan CKG, dan peningkatan kapasitas rumah sakit, Pemkab Jepara berupaya membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau dan berkelanjutan sejalan dengan visi Jepara MULUS: Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius.

 

Global7/DYH

Pos terkait