Innalillahi… Dibakar Mantan Suami, Perempuan Tubanan Jepara Tewas Usai Sepekan Dirawat, 3 Nyawa Melayang

Ilustrasi korban pembakaran di jepara meninggal dunia usai dirawat di rsud ra kartini jepara
Ilustrasi korban pembakaran di jepara meninggal dunia usai dirawat di rsud ra kartini jepara

Global7.id – Jepara, 

Kabar duka menyelimuti warga Jepara, Jawa Tengah. Seorang perempuan bernama Sriningsih (54), korban pembakaran oleh mantan suaminya sendiri, akhirnya meninggal dunia setelah berjuang selama hampir sepekan menjalani perawatan intensif.

 

Korban mengembuskan napas terakhir pada Sabtu malam, 11 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB di RSUD RA Kartini Jepara. Luka bakar parah yang mencapai sekitar 90 persen di sekujur tubuh membuat kondisinya terus menurun hingga akhirnya tidak tertolong.

 

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela, mengungkapkan bahwa korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif selama beberapa hari.

 

“Korban yang merupakan mantan istri pelaku meninggal kemarin malam sekitar pukul 21.00 WIB,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4) malam.

 

Kronologi Mencekam Tengah Malam

Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat dini hari, 3 April 2026 sekitar pukul 01.45 WIB di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang. Saat itu, korban tengah tertidur bersama ibunya, Margi (86), di dalam rumah.

 

Pelaku berinisial W (63) diduga datang membawa bahan bakar minyak jenis pertalite dalam jeriken. Tanpa banyak kata, pelaku menyiramkan BBM tersebut ke arah korban dan ibunya, lalu menyulut api menggunakan kain yang dibakar.

 

Dalam hitungan detik, kobaran api langsung membesar dan melalap tubuh kedua korban. Jeritan minta tolong memecah keheningan malam, membuat warga sekitar berusaha memberikan pertolongan. Namun, api yang sudah terlanjur membesar membuat proses evakuasi berlangsung dramatis.

Bacaan Lainnya

 

Kedua korban akhirnya berhasil dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi luka bakar sangat serius.

 

Baca Juga: Innalillahi… Korban Pembakaran di Jepara Meninggal Jumat Malam, Mertua Pelaku Tewas Akibat Luka Bakar Parah

 

Tiga Nyawa Melayang

Tragedi ini berujung pada hilangnya tiga nyawa sekaligus.

Sriningsih (54) meninggal setelah menjalani perawatan intensif selama sepekan

Margi (86) meninggal sehari setelah kejadian akibat luka bakar parah

Pelaku W (63) meninggal dunia setelah diduga bunuh diri dengan menenggak cairan beracun

Pelaku dilaporkan mengalami gagal napas serta luka serius di bagian tenggorokan sebelum akhirnya meninggal dunia pada Senin, 6 April 2026.

Dengan meninggalnya seluruh pihak yang terlibat, kasus ini pun secara resmi dinyatakan ditutup oleh kepolisian.

 

Motif Diduga Cemburu

Dari hasil penyelidikan, motif pelaku diduga dipicu rasa cemburu. Pelaku tidak terima karena mantan istrinya berencana untuk menikah lagi.

Emosi yang tidak terkendali tersebut berubah menjadi aksi brutal yang berujung pada tragedi memilukan.

 

Cermin Kekerasan yang Berujung Maut

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik pribadi, jika tidak diselesaikan dengan bijak, dapat berujung pada tindakan ekstrem dan merenggut nyawa.

Tragedi di Jepara ini bukan hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga mengguncang rasa kemanusiaan publik. Dalam satu kejadian, tiga nyawa melayang meninggalkan luka yang sulit dilupakan.

 

G7/UCP

Pos terkait