BREAKING: Gempa Dahsyat 7,6 SR di Bitung, 7 Wilayah Masuk Status Siaga Tsunami

Gempa 7,6 SR di Bitung Sulawesi Utara sebabkan kerusakan bangunan
Gempa 7,6 SR di Bitung Sulawesi Utara sebabkan kerusakan bangunan

Global7.id – Nasional, 

Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, Kamis pagi (2/4/2026), memicu kepanikan warga dan peringatan serius potensi tsunami di sejumlah wilayah pesisir.

 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung menetapkan tujuh daerah di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara dalam status siaga tsunami. Getaran gempa terasa kuat hingga Manado dan sekitarnya, bahkan menyebabkan kerusakan bangunan di beberapa titik.

 

7 Daerah Siaga Tsunami

BMKG mengungkapkan wilayah yang berpotensi terdampak tsunami meliputi:

Maluku Utara: Ternate, Halmahera, Tidore

Sulawesi Utara: Kota Bitung, Minahasa Selatan bagian selatan, Minahasa bagian selatan, Minahasa Utara bagian selatan

Selain itu, beberapa wilayah lain masuk kategori waspada seperti Kepulauan Sangihe dan Bolaang Mongondow bagian selatan.

 

BMKG: Tetap Tenang, Jangan Percaya Hoaks

Koordinator BMKG Stasiun Geofisika Manado menegaskan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.

Warga diminta hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG serta aparat setempat guna menghindari kepanikan berlebih.

 

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Gempa 6,4 SR di Bantul Gegerkan Warga Jepara

 

Hindari Bangunan Rusak

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak kembali ke dalam rumah sebelum memastikan kondisi bangunan aman dari kerusakan akibat gempa.

 

Bangunan retak atau rusak berpotensi runtuh dan membahayakan keselamatan.

 

Situasi Terkini

Gempa terjadi sekitar pukul 06.48 WITA di perairan sekitar Bitung. Guncangan kuat membuat warga berhamburan keluar rumah, sementara sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.

 

Hingga saat ini, otoritas masih memantau potensi gelombang tsunami dan meminta warga pesisir tetap siaga serta menjauhi area pantai.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat serius akan potensi bencana di wilayah Indonesia timur. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap arahan resmi menjadi kunci untuk meminimalkan risiko korban.

 

G7/KMP

 

Pos terkait