Banjir Terjang Desa Bondo Bangsri Jepara, Air 60 Cm Rendam 40 Rumah dan 3 Kafe

Foto, Banjir merendam permukiman warga di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Jepara, Minggu (18/1/2026).

Global7.id – Jepara, 

Banjir Terjang Desa Bondo di Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, pada Minggu (18/1/2026). Hujan deras sejak dini hari membuat air menggenangi permukiman warga dengan ketinggian sekitar 50–60 sentimeter.

 

Peristiwa ini terjadi setelah wilayah setempat diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi sejak dini hari. Air mulai masuk ke permukiman sekitar pukul 04.30 WIB, membuat warga sempat panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang penting.

 

Data sementara menyebut, sedikitnya 40 rumah atau sekitar 40 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir. Selain rumah warga, sebanyak 3 kafe di area tersebut juga ikut terendam genangan air.

 

Beberapa warga mengaku banjir kali ini datang cukup cepat. Air merambat ke halaman dan ruang rumah, sehingga sebagian perabot dan barang elektronik terancam rusak jika tidak segera dipindahkan.

 

Banjir diduga dipicu oleh tanggul yang jebol, ditambah luapan air sungai akibat debit meningkat. Kondisi tersebut membuat air meluber dan menggenangi area permukiman yang berada di sekitar aliran sungai.

 

Hingga Minggu pagi, korban jiwa nihil. Namun demikian, dampak kerugian materiil masih dalam proses pendataan di lapangan, termasuk kerusakan pada rumah warga maupun tempat usaha yang terendam.

 

Kejadian banjir di Desa Bondo ini juga dibenarkan oleh BPBD Jepara setelah Global7.id melakukan konfirmasi sekitar pukul 09.00 WIB. Pihak BPBD meminta masyarakat tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

 

Bacaan Lainnya

Warga yang tinggal di wilayah rawan banjir diimbau segera mengamankan dokumen penting, barang berharga, serta memantau perkembangan kondisi sungai. Masyarakat juga diingatkan agar tidak memaksakan melintas di jalur tergenang apabila arus air deras.

 

Sementara itu, pengendara yang melintas di sekitar lokasi diminta berhati-hati karena genangan dapat menutup lubang jalan dan meningkatkan risiko terpeleset, terutama pada permukaan aspal yang licin.

 

G7/BPBD

Pos terkait