Global7.id – Kudus | Selasa 6 Januari 2026,
Arjuna Bintang Purdana Juara Robotik Dunia setelah berhasil membawa tim MAN 2 Kudus meraih Juara 1 pada ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO). Prestasi bergengsi ini bukan hanya mengharumkan MAN 2 Kudus, tetapi juga mengangkat nama Jepara, Jawa Tengah, dan Indonesia di kancah internasional.
Tujuh siswa MAN 2 Kudus sukses menorehkan sejarah dengan meraih Juara 1 kategori Robot Soccer RC Basic Senior pada ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) yang digelar oleh International Muslim Association for Robotic (IMARO) di Kampus UIN Walisongo Semarang, Rabu (24/12/2025).
Kemenangan ini bukan hanya menambah daftar panjang prestasi MAN 2 Kudus, namun juga mengharumkan nama Jawa Tengah dan Indonesia di kancah internasional. Apalagi, kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai negara, sehingga raihan juara ini menjadi bukti kualitas talenta muda Indonesia yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Ketujuh siswa yang sukses mengibarkan prestasi dunia tersebut adalah Arjuna Bintang Purdana (XI-1), Hafiz Ulumuddin Karim (XI-1), Muhammad Nabil Najmatiar (XI-2), Tribuan Mulyaning Dewi (XI-3), Zayyan Sulthan Mulyaadiba (XI-2), Kafie El-Azzam (X-2), dan Evan Argya Daniswara (X-2).
Nama Arjuna Bintang Purdana, putra dari Deni Purdana asal Jepara, sekaligus cucu dari Ali Achwan, Ketua PWO Jepara, menjadi salah satu yang paling disorot. Selain tampil percaya diri, Arjuna bersama tim menunjukkan kemampuan strategi, kecerdasan teknologi, dan ketenangan saat bertanding hingga akhirnya mengantarkan MAN 2 Kudus berdiri sebagai juara dunia.
Kebanggaan ini juga dirasakan langsung oleh keluarga. Ali Achwan mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas prestasi cucunya bersama tim MAN 2 Kudus.
“Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat bersyukur. Arjuna dan teman-temannya telah membuktikan bahwa anak-anak madrasah bukan hanya unggul dalam nilai agama, tetapi juga mampu bersaing di bidang teknologi tingkat internasional,” ujarnya penuh bangga. Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya. “Semoga ini menjadi inspirasi untuk seluruh generasi muda, khususnya di Kudus dan Jepara. Tetap rendah hati, terus belajar, dan jangan pernah lelah berprestasi,” tambahnya.
Prestasi gemilang ini juga mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati Kudus yang memberikan penghargaan dan dukungan moral kepada para siswa dan pihak madrasah. Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi bukti nyata bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam hal keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi dalam dunia teknologi modern.
Keberhasilan tim robotik MAN 2 Kudus ini tidak lepas dari pembinaan intensif, sinergi guru, serta dukungan madrasah. Dengan memadukan nilai iman, karakter, dan penguasaan teknologi, MAN 2 Kudus kembali menegaskan diri sebagai madrasah yang siap mencetak generasi inovatif, visioner, dan kompetitif di era digital.
Dengan torehan prestasi ini, MAN 2 Kudus bukan hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga mempertegas bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global sekaligus membawa kebanggaan bagi Kudus, Jepara, Jawa Tengah, dan Indonesia.
G7/UCP










