Loncat ke konten
Menu Mobile
Global7 News
  • Global7 News
  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
    • Olahraga
  • Politik
  • Bisnis
  • Lainya
    • Kesehatan
    • Kabar Jepara
    • Kabar Demak
    • Kabar Pati
    • Kabar Pemalang
    • Kabar Purwodadi
    • Kabar Semarang
    • Kabar Salatiga
    • Kabar Rembang
    • Kabar Solo
    • Kabar Solok
    • Kabar Papua
    • Kabar Sragen
    • Kabar Selebriti
    • Kabar Tegal
    • Entertainment
    • Sosial
    • Teknologi
  • Edukasi Sosial
Berita Terbaru
M. Yusuf Bawa Gagasan Perubahan untuk PERADI Jepara, Dorong Manajemen Terbuka dan Organisasi Transparan Ijazah Beda Nama dengan KTP dan Akta Kelahiran, Harus ke Mana? Ini Langkah yang Bisa Ditempuh Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara Serahkan Kursi Roda kepada Warga Damarwulan Keling Warga Mambak Gelar Syukuran, Jalan Mambak–Mororejo Kini Mulus dan Lebar Breaking News: Pria 20 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alle Wonorejo Jepara

Pria Rejang Lebong Gantung Diri Usai Curhat di Facebook, Warga Heboh

Gambar Gravatar
SGX
31 Desember 202531 Desember 2025
Foto, Suasana warga dan polisi di rumah duka pria Rejang Lebong yang diduga gantung diri setelah curhat di Facebook

Global7.id – Rejang Lebong | Rabu 31 Desember 2025,

Peristiwa menghebohkan terjadi di Kabupaten Rejang Lebong setelah seorang pria Rejang Lebong gantung diri usai menuliskan curahan hati mengenai masalah keluarga di akun Facebook miliknya. Kejadian ini terjadi pada Selasa subuh, 30 Desember 2025 sekitar pukul 04.30 WIB dan langsung membuat warga sekitar panik dan heboh. Peristiwa tersebut kini dalam penanganan pihak kepolisian.

 

Pria berinisial ADP (29), warga Kecamatan Selupu Rejang, diduga nekat mengakhiri hidupnya setelah mengalami tekanan batin yang cukup berat. Sebelum kejadian, korban terlebih dahulu menuliskan sebuah status panjang di media sosial Facebook yang berisi keluhan, curhat, hingga dugaan konflik keluarga yang tengah dihadapinya. Status tersebut viral dan menjadi pembicaraan warga karena dinilai bernada emosional dan seperti memberi sinyal bahaya.

 

Kakak kandung korban menjadi salah satu orang yang paling khawatir setelah membaca unggahan tersebut. Ia mengaku langsung merasa tidak tenang dan memutuskan untuk memastikan kondisi adiknya. Saat mendatangi lokasi, keluarga dibuat terpukul setelah mendapati korban sudah tidak bernyawa. Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar geger dan langsung melaporkannya kepada aparat kepolisian.

 

Kepala Seksi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak, membenarkan adanya peristiwa ini. Pihak kepolisian kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan. Menurutnya, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan penyebab pria Rejang Lebong gantung diri tersebut. Polisi juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan foto maupun informasi yang belum jelas kebenarannya.

 

“Pihak keluarga awalnya curiga setelah melihat status korban di Facebook. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Saat ini kasus masih kita tangani dan sedang dilakukan pendalaman,” ujar AKP Sinar.

 

Dugaan sementara, tindakan nekat tersebut dipicu oleh masalah keluarga yang cukup rumit. Dari informasi yang berkembang, korban disebut tengah menghadapi persoalan internal keluarga yang berkaitan dengan tekanan psikis serta konflik tertentu. Namun demikian, polisi belum memastikan secara detail penyebab pastinya dan meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi.

 

Peristiwa gantung diri di Rejang Lebong ini tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menyisakan keprihatinan mendalam bagi masyarakat. Banyak warga mengaku tidak menyangka karena selama ini korban dikenal masih aktif berinteraksi di media sosial. Unggahan curhat yang ditulis korban kemudian menjadi pembahasan hangat karena dinilai sebagai bentuk jeritan hati yang terlambat disadari.

 

Bacaan Lainnya
  • M. Yusuf Bawa Gagasan Perubahan untuk PERADI Jepara, Dorong Manajemen Terbuka dan Organisasi Transparan
  • Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara Serahkan Kursi Roda kepada Warga Damarwulan Keling
  • Warga Mambak Gelar Syukuran, Jalan Mambak–Mororejo Kini Mulus dan Lebar

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting bahwa media sosial sering kali menjadi tempat pelarian seseorang untuk menyampaikan beban mental yang tidak bisa diungkapkan secara langsung. Ketika seseorang mulai memposting curhatan emosional, kalimat bernada keputusasaan, atau menunjukkan tekanan batin berat, hal itu seharusnya menjadi alarm bagi keluarga dan orang-orang terdekat.

 

Pihak kepolisian dan tokoh masyarakat mengimbau agar masyarakat tidak hanya fokus pada kehebohan peristiwa, tetapi juga menjadikannya sebagai pelajaran bersama. Kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar sangat dibutuhkan, terutama ketika melihat ada tanda-tanda seseorang sedang berada dalam tekanan berat. Dukungan moral, komunikasi yang baik, serta pendampingan dari keluarga dan orang terdekat sangat berperan penting untuk mencegah hal-hal serupa terulang.

 

Selain itu, tenaga kesehatan juga menekankan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental. Jika ada anggota keluarga atau kerabat yang menunjukkan gejala stres berat, depresi, atau gangguan emosional lain, sangat disarankan untuk mengajak mereka berdiskusi, mencari bantuan profesional, atau mendatangi layanan kesehatan. Mengambil langkah untuk mencari pertolongan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian.

 

Polisi berharap masyarakat tidak menyebarkan konten sensitif seperti foto atau video kejadian karena dapat melukai perasaan keluarga yang sedang berduka. Selain itu, penyebaran informasi yang tidak benar juga berpotensi menimbulkan stigma serta kesalahpahaman di tengah masyarakat.

 

Saat ini, kasus pria Rejang Lebong gantung diri tersebut masih terus ditangani kepolisian. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memastikan kronologi lengkap serta faktor penyebabnya. Pihak keluarga juga masih dalam kondisi duka mendalam dan meminta doa serta dukungan masyarakat.

 

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin peduli dengan kondisi mental orang-orang di sekitarnya. Setiap unggahan di media sosial, terlebih yang bernada emosional, perlu diperhatikan sebagai tanda bahwa seseorang mungkin sedang membutuhkan bantuan.

 

G7/TEAM

BengkuluGlobal 7 Newskasus keluargaPolres Rejang Lebongpria gantung diriRejang LebongTrending Hari Iniviral Facebook
Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya Teror Bangkai Ayam Greenpeace: Rumah Aktivis Dapat Pesan Ancaman, Diduga Bagian dari Aksi Sistematis
Pos berikutnya Cuaca Jepara Hari Ini: Hujan Merata Sejak Pagi, BMKG Sebut Berpotensi Basah Hingga Malam

Pos terkait

  • M. Yusuf Bawa Gagasan Perubahan untuk PERADI Jepara, Dorong Manajemen Terbuka dan Organisasi Transparan

  • Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara Serahkan Kursi Roda kepada Warga Damarwulan Keling

  • Warga Mambak Gelar Syukuran, Jalan Mambak–Mororejo Kini Mulus dan Lebar

  • Breaking News: Pria 20 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Perumahan Alle Wonorejo Jepara

  • 150 Anak Jepara Sulap Serbuk Kayu Jadi Karya Motif Ukir

  • Lukman Hakim, Sosok Muda Siap Mengabdi untuk Kemajuan Desa Banjaran

  • Keberatan Kedua Dilayangkan, Daniel Pertanyakan TMS Pilpet Kaliaman: “6 Agustus Disebut Terlambat, Lalu Di Mana Aturannya?”

  • Lindu Aji Culture Fest 2026 Dibuka Meriah, 35 DPC se-Jawa Tengah Hadiri Pelantikan DPP

  • Peningkatan kwalitas dalam percantik Karimun Jawa menjadi magnet wisata yang lebih menari pesonanya

  • Lindu Aji Culture Fest 2026 Dibuka Meriah, 30 DPC se-Jawa Tengah Hadiri Pelantikan DPP

Berita Terbaru

  • Berita, Edukasi, Hukum, Kabar Jepara, Kabar Jepara26 September 2026
    M. Yusuf Bawa Gagasan Perubahan untuk PE…
  • Edukasi, Hukum, Jepara, Kabar Jepara, Kabar Jepara22 September 2026
    Ijazah Beda Nama dengan KTP dan Akta Kel…
Global7 News
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan
  • Contac Us
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Hak Jawab
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Kebijakan Privasi

Jaringan Social

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Linkedin
  • Youtube
  • Spotify
  • Tiktok
🟥Hak Cipta 2025 - GLOBAL7.ID - PT Metro Global News - All Rights Reserved 🟥