Bak Seperti Adik Kakak, Putra Warga Jepara Kompak Tidur Bareng Kucing Kesayangannya 

Foto, kedekatan putra dari Teguh Yulianto yakni Muhammad Azam Orlando dan kucing kesayangannya. Sumber foto: Teguh Yulianto.

Global7.id – Jepara,

Manusia dan hewan bisa hidup berdampingan bahkan hingga memiliki kedekatan emosional. Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan bahwa ikatan antara manusia dengan kucing peliharaan bisa sama halnya dengan kedekatan yang terjalin antara manusia dengan anjing peliharaan ataupun antara pengasuh dengan anak-anak yang mereka asuh.

Hal ini diungkapkan oleh Teguh Yulianto sebagai ayah dari Muhammad Azam Orlando kelahiran 17 Mei 2014, Pengkol, Jepara.

Teguh sedikit menceritakan tentang kedekatan putranya Muhammad Azam Orlando dengan kucing laki-laki peliharaannya yang diberi nama Chiro, “Ya, Saya temukan anak kucing ini sewaktu masih kecil dan saya asuh pelan-pelan hingga dewasa. Ya kebetulan pertumbuhan kucing itu dan anak kedua saya berbarengan, ” ujarnya, Kamis (13/3/2025).

Ia menambahkan, ” Kedekatan Azam dan kucingnya sudah seperti adek kakak yang selalu main bareng, Azam makan di tungguin, kalau Chiro lapar selalu manja-manja dan mepet-mepet minta makan dan kalau tidur semacam dikelonin gitu, ” imbuhnya.

Lebih lanjut, kata Teguh, “Apalagi klo Azam berangkat sekolah itu kucing seakan-akan kayak mau ikut, trus di elus-elus Azam deh, kamu tunggu di rumah ya, Azam ke sekolah dulu, nanti klo Azam sudah pulang kita main lagi ok, ” kata Teguh menirukan ucapan Azam.

Namun, menurut penelitian, kedekatan seorang anak dan kucing perlu diwaspadai karena risiko infeksi dan tersedak. Namun, dengan pengaturan dan perubahan di rumah, anak dan kucing dapat hidup berdampingan dengan aman.

Resiko infeksi
1. Kucing dapat membawa penyakit menular, seperti bakteri dan kotoran.

2. Bayi berisiko terinfeksi jika menyentuh bagian badan kucing yang terkontaminasi kotoran.

3. Beberapa jenis cacing dapat ditularkan ke manusia, terutama anak-anak.

Risiko tersedak pun bisa terjadi pada bayi yang bisa menghirup bulunya masuk ke paru-paru sehingga tersedak.

Cara menjaga keamanan anak dan kucing
1. Beri jarak antara bayi dan kucing peliharaan, terutama saat bayi sedang sendirian.

2. Pastikan anak-anak mengerti bahwa mereka tidak boleh memberi makan kucing atau anak kucing apapun selain makanannya sendiri.

3. Terapkan protokol pengobatan cacing rutin untuk hewan peliharaan Anda.

4. Rutin memandikan kucing dan menjaganya agar tetap di dalam rumah atau di tempat-tempat yang bersih.

5. Dorong anak-anak Anda untuk menggunakan mainan saat bermain dengan kucing.

Selain itu, Kucing pun merupakan hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW yang saat itu diberi nama Muezza, yang artinya “yang tersayang” atau “yang paling berharga”. Kisah Muezza sering dihubungkan dengan kasih sayang Nabi terhadap hewan peliharaan.

Berikut adalah beberapa poin penting tentang kucing kesayangan Nabi Muhammad SAW:


Nama Kucing:


Muezza (معزة), yang berarti “yang tersayang” atau “yang paling berharga”.


Cinta Nabi:
Nabi Muhammad SAW sangat menyayangi Muezza, seperti yang ditunjukkan dalam riwayat-riwayat tentang beliau yang mengelus dan menggendong Muezza.


Kisah Muezza tidur di jubah:


Suatu saat, Muezza tidur di jubah Nabi, lalu Nabi Muhammad SAW memotong belahan lengan jubah tersebut agar tidak mengganggu Muezza.


Kucing adalah hewan yang suci:


Dalam riwayat-riwayat, Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa kucing adalah hewan yang badan, keringat, sisa makanan, dan air liurnya suci, bahkan air liurnya bersifat membersihkan.


Pesan Nabi:

Nabi Muhammad SAW berpesan kepada umatnya untuk selalu menyayangi kucing yang mereka pelihara.


Jenis kucing:


Kucing Muezza adalah kucing domestik angora atau Anggora Turki.


Dengan himbauan dan informasi mengenai kucing dan anak-anak, Teguh Yulianto menjelaskan, “Alhamdulillah, sebelum saya pelihara kucing, saya baca edukasi tentang kedekatan kucing dan anak-anak. Jadi himbauan tersebut selalu saya terapkan. Yang pasti saya rutin mandikan dan berikan makanan yang khusus untuk kucing. Meskipun kadang di kasih makan Azam tapi gpp. Bismillah aman, ” Pungkas Teguh Yulianto seorang wartawan online Global 7 Jepara.***

Sumber: G7/Teguh Yulianto.

Pos terkait