Global7.id – Jepara,
Waspadalah, Pencuri Burung Kenari di Banjaragung Jepara Terekam Kamera Cctv
Telah terjadi pencurian burung peliharaan milik warga dukuh Sidomulyo, RT01/RW05, Desa Banjaragung, kecamatan Bangsri Jepara sekitar pukul 03.00 WIB, pada Selasa (4/2/2025).
Dari informasi yang diterima, korban pencurian yakni Ustadz Zainul Ufi yang merupakan salah satu tokoh masyarakat setempat. Setelah kejadian itu, ia menghubungi tetangganya Miftahussururi salah satu pemilik toko Alfa Barokah yang mempunyai kamera Cctv di pinggir jalan.
“Kak burung saya hilang, coba buka cctv sekitar jam 3an, ” ujar Miftah menirukan ucapan ustadz Zainul Ufi, Selasa (4/2).
“Burung Kenarinya bagus sekali dan berkicau terus, padahal harganya lumayan sekitar 700 ribuan, ” imbuhnya.
“Sangkar di buang di sebelah di buang di area rumah. Beliau pecinta burung sejak usia muda, ” tuturnya.
“Klo saya cek di cctv itu ada 2 orang berboncengan naik motor trail pas fajar sebelum subuh, ” sambungnya.
Selain itu, kata Miftah, “Bu Nik tetangganya, melihat ada dua pemuda berboncengan ambil burung. Untuk warga Jepara agar masukkan burung peliharaan yang aman, supaya tidak dicuri oleh maling, ” Pungkasnya.
Diketahui, Burung kenari yang memiliki suara merdu dan bervariasi biasanya pada burung jantan, burung Kenari jantan yang berkicau terus biasanya disebut gacor dan mempunyai nilai yang tinggi daripada burung betina.
Selain itu, suara burung kenari jantan lebih nyaring dan melengking daripada betina dan juga burung Kenari jantan biasanya lebih serak dan lebih panjang suaranya daripada betina.***
Sumber: G7/Mft.










