Razia Rutin Digelar, Polres Jepara Temukan 64 Merk Miras di Kecamatan Mayong

Foto, Polres Jepara melalui Satuan Samapta berhasil menyita sebanyak 64 botol miras berbagai merk di Kecamatan Mayong.

Global7.id – Jepara,

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jepara gencar menggelar operasi penyakit masyarakat kegiatan rutin yang dioptimalkan (KRYD) dengan sasaran razia minuman keras (miras) di sejumlah lokasi, Selasa (21/1/2025).


 

Dalam razia ini, Polres Jepara melalui Satuan Samapta berhasil menyita sebanyak 64 botol miras berbagai merk di Kecamatan Mayong.


 

Adapun miras yang berhasil disita meliputi 14 botol anggur kolesom, 10 botol bir angker, 1 botol newport, 6 botol vodka mix, 5 botol beras kencur, 4 botol kawa-kawa, 5 botol joker, 4 botol bir Singaraja, 5 botol congyang, 1 botol anggur putih dan 9 botol arak bali.


 

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa 64 botol miras tersebut disita di sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.


 

“Jadi setelah adanya laporan masyarakat tentang adanya peredaran miras melalui Call Center 110 Polri dan pesan WhatsApp Siraju di nomor 08112894040, kami kemudian melakukan penyelidikan. Dan benar, sebanyak 64 botol miras berhasil kami amankan di berbagai lokasi di wilayah Kecamatan Mayong,” ujar AKP Dwi Prayitna.


 

Kasihumas juga menyampaikan, sasaran operasi pekat yang dilakukan bertujuan untuk meminimalisir gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) khususnya di wilayah hukum Polres Jepara.


 

“Operasi ini dalam rangka meminimalisir berbagai gangguan Kambtibmas dengan sasaran penegakan hukum terhadap peredaran minuman keras, apalagi ini menjelang bulan suci Ramadhan,” ucapnya.


 

Bacaan Lainnya

Hasil dari operasi pekat ini, petugas mengamankan 64 botol miras berbagai merk. Mereka yang kedapatan melakukan peredaran miras dilakukan pembinaan, pendataan dan selanjutnya barang bukti dan pelaku diamankan ke Polres Jepara untuk dimintai keterangan.


“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak menjual minuman keras atau minuman beralkohol, apalagi jual obat-obatan terlarang, kami akan tindak tegas. Karena miras dapat menimbulkan hal-hal yang mengganggu ketertiban umum,” Pungkasnya.***

Sumber: SM.

Pos terkait