Global7.id – Jepara,
Salah satu pelaku pencurian di Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, Jepara, berhasil diamankan warga. Salah satu pelaku yang berperan sebagai pengemudi tertangkap, sementara pelaku eksekutor melarikan diri. Identitas pelaku yang kabur telah diketahui oleh pihak kepolisian.
Peristiwa pencurian ini terjadi di rumah Sri Wahyuni, warga RT06/RW02, Desa Kaligarang, yang merupakan mantan Petinggi Desa Kaligarang. Berdasarkan keterangan Bripka Andy Masykur Niyawan, petugas piket Polsek Keling, kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp 1 juta.
“Kami masih menunggu laporan resmi dari korban untuk memastikan jumlah kerugian secara pasti,” ujarnya, Rabu (15/1) malam.
Kronologi Kejadian
Saat kejadian, korban tengah menghadiri tahlilan 7 hari di rumah tetangga. Rumah dalam keadaan kosong ketika seorang tetangga yang sedang mengantar anaknya pulang mendengar suara mencurigakan dari dalam rumah Sri Wahyuni. Setelah dicek, ternyata ada orang tak dikenal yang sedang beraksi di dalam rumah tersebut.
Tetangga langsung berteriak “maling,” memancing perhatian warga sekitar. Pelaku yang panik melarikan diri dan dikejar warga hingga Desa Jlegong, sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian.
Kemudian, pelaku yang tertangkap sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan oleh Linmas Desa Kaligarang, yang dipimpin oleh Tri Ratna (40), bersama tokoh masyarakat sekitar.
Tindakan Lanjutan
Linmas dan warga segera menghubungi Polsek Keling untuk menangani pelaku. Pelaku yang tertangkap kini berada di kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara polisi terus memburu pelaku eksekutor yang melarikan diri.
Kapolsek Keling mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan. Warga juga diminta untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum kepada pihak berwenang.
Kasus ini menjadi peringatan bagi warga setempat untuk meningkatkan keamanan lingkungan, terutama ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.***
Sumber: G7.
Wartawan: AR.










