Bermimpi Punya Rumah Layak Huni, Subkhan dari Kepuk Jepara Memohon dengan Sangat

Foto, rumah Subkhan warga Desa Kepok, Kecamatan Bangsri, Jepara yang berharap dapat bantuan bedah rumah.

Global7.id – Jepara,

Hingga saat ini masih banyak masyarakat di Kabupaten Jepara yang mendiami rumah tidak layak huni (RTLH), salah satunya Subkhan (41) dari Desa Kepuk, dukuh Krajan, RT01/RW 05, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, pada Jum’at (27/12/2024).

Di rumah kayu yang dibangun tahun 1995 berdinding bilik dan berlantai tanah seluas 12×5 meter ini diketahui merupakan rumah warisan dari orangtua Subkhan yang belum ada sertifikatnya.

Rumah tak layak dihuni tersebut ditempati oleh Subkhan bersama istri dan kedua anaknya yang berdaya listrik 450 kWh.

Dengan mengandalkan pekerjaan sebagai tukang ngunduh buah rambutan yang hanya musiman dan serabutan, Subkhan merasa tak mampu merubah rumahnya menjadi rumah yang layak dihuni.

Meskipun, pengajuan bedah rumah hingga lima kali melalui RT setempat, hingga saat ini tak mendapatkan bantuan.

Saat dikonfirmasi awak media, Subkhan sedikit menceritakan, “Saya mohon dengan hormat agar keluarga saya bisa tinggal di rumah yang layak di tempati, ” ujarnya, Jum’at (27/12) pagi.

Ia menambahkan, “Saya sudah ajukan ke pak RT sampai 5 kali, katanya diusahakan tapi sampai sekarang gak ada kabar. Kalo tidak minta bantuan ke pemerintah Jepara trus minta bantuan kemana lagi. Saya bertahun-tahun gak mampu memberikan tempat tinggal yang layak untuk keluarga saya, buat makan terkadang sulit, jadi saya mohon dengan sangat bantu kami yang membutuhkan. Smoga impian saya bisa terkabul, ” imbuhnya.

Dengan adanya kemiskinan ekstrim di wilayah kabupaten Jepara. Subkhan dan keluarganya berharap agar pemerintah kabupaten Jepara bisa benar-benar memperhatikan warganya yang mengalami kemiskinan ekstrim.***

Sumber: G7.

Pos terkait