Ternyata 88 Kilo Meter Jalan Rusak di Jepara yang Mengakibatkan 579 Terjadi Kecelakaan 

Foto, kondisi jalan raya dari Jepara kota arah ke kecamatan Mlonggo dan kecamatan Kelet alami rusak parah akibat diguyur hujan deras.

Global7.id – Jepara,

Jalan rusak di wilayah kabupaten Jepara terus menimbulkan kecelakaan dan sangat dikeluhkan oleh masyarakat Jepara. Hal ini dijabarkan oleh ketua komisi D DPRD kabupaten Jepara.


Dalam pemeliharaan jalan raya di Jepara, ada dua program pemeliharaan jalan, yaitu pemeliharaan rutin dan berkala, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jepara Andi Rohmat mengatakan, “Pemeliharaan rutin yaitu berupa klinik jalan yang di lakukan setiap tahun dengan anggaran tahun 2024 Rp 9, 9 Miliar,” Kata Andi.

 

Ia menambahkan, “Detail rinciannya untuk klinik jalan Rp 9 Miliar dan Rp 4 Miliar diperuntukkan pengaspalan jalan, masih ada sisa untuk pengadaan material, alat dan tenaga, ” ujarnya.

 


“Pemeliharaan rutin berkala yang di lakukan dinas PUPR tersebar di wilayah Jepara sebesar Rp 20 Miliar, untuk teknis pengerjaannya berupa paket kegiatan, ” terang Andi.

 


Pemerintah Kabupaten Jepara juga menerima bantuan keuangan untuk tahun anggaran 2024 dari Provinsi Jawa Tengah untuk rehabilitasi jalan sebesar Rp 6 Miliar.


 

Andi Rohmat yang akrab disapa Andi Andong menambahkan total panjang ruas jalan kabupaten di Jepara yaitu 852 Km, sedangkan jalan dalam kondisi baik baru sebesar 89,67 %, sepanjang 88 Km jalan Kabupaten Jepara sangat tidak layak yang tersebar di 16 Kecamatan.


 

Rincian panjang ruas jalanya yaitu:

1. Ruas jalan di kecamatan Nalumsari yakni 31,9 Km.


2. Ruas jalan di Kecamatan Mayong yakni 48,2 Km.


3. Ruas jalan di kecamatan Welahan yakni 36,7 Km.

Bacaan Lainnya

4. Ruas jalan di Kecamatan Kalinyamatan yakni 25 Km.


5. Ruas jalan di Kecamatan Pecangaan yakni 33,4 Km.


6. Ruas jalan di Kecamatan Batealit yakni 61,4 Km.


7. Ruas jalan di Kecamatan Tahunan yakni 74,9 Km.


8. Ruas jalan di Kecamatan Jepara kota yakni 59,5 Km.


9. Ruas jalan di Kecamatan Kedung yakni 36,9 Km.


10. Ruas jalan di kecamatan Pakisaji yakni 56,3 Km.


11. Ruas jalan di Kecamatan Mlonggo yakni 42,5 Km.


12. Ruas jalan di Bangsri yakni 71,5 Km.


13. Ruas jalan di Kecamatan Kembang yakni 67,6 Km.


14. Ruas jalan di Kecamatan Donorojo yakni 52,4 Km.


15. Ruas jalan di Kecamatan Karimunjawa yakni 45,62 km.


 

“Kegelisahan kami itu, kita mempunyai pekerjaan rumah (PR) besar terkait Jalan Provinsi sepanjang 33,4 Km dari Mulyoharjo – Kelet, sepanjang tahun, jalan ini selalu rusak di sebabkan kontur tanah labil dan di lalui kendaraan bertonase berat dari dan ke PLTU, dan kendaraan pasir, batu, juga kayu punya andil besar rusaknya jalan.” Jelas Andi Andong.


 

“Pasangan Bupati dan wakil Bupati Jepara terpilih pasca dilantik Febuari 2025 nantinya harus langsung tancap gas menyelesaikan PR berat ini, ” harapnya.


 

“Pihak terkait seperti PLTU Jepara bisa berkontribusi terhadap kebijakan perubahan status jalan provinsi ke jalan nasional, ” ungkapnya.


 

Dihubungi terpisah Kasat Lantas Polres Jepara AKP Dionisius Yudi Christiano melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Jepara Ipda Ahmad Riyanto menuturkan sepanjang tahun 2024 terjadi kecelakaan yang di akibatkan jalan berlubang sebanyak 579 kejadian laka.


 

“Laka lantas tersebut yang luka ringan 653 orang, luka berat tidak ada dan meninggal dunia 96 orang,” jelas Riyanto.


 

“Data ini sampai dengan bulan November dan kejadian laka di mungkinkan angkanya akan terus bertambah,” tegasnya.


 

“Selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 kami menghimbau kepada pengendara motor, tetap selalu waspada dan perhatikan keselamatan saat berkendara dengan memakai helm, dan jika lelah silahkan beristirahat di pos operasi candi lilin 2024 Polres Jepara,” Pungkasnya.***

Sumber: JP.

Pos terkait