Global7.id – Jepara,
Melansir dari portal media http://detektif.co.id yang menjelaskan sebab akibat terjadinya insiden (Petinggi Lebak Ludahi wartawan online Badi dan berkata kotor).
Diberitakan sebelumnya, dalam laporannya tertulis kronologi singkat saat wartawan online Badi bertemu petinggi Lebak, “Jalokmu opo iki mumpung ketemu (Mintamu apa ini mumpung ketemu), ” tanya Petinggi Lebak (inisial S) dengan nada tinggi.
Kemudian, Badi menjawab, “Orak jalok opo opo (tidak minta apa-apa), ” kata wartawan online Investigasimabes.com.
Lalu, petinggi Lebak pun membalas jawaban Badi, “Kowe orak Moloikat (kamu tidak malaikat). Wartawan tai, ” ucap kata kasar petinggi Lebak.
Selanjutnya, petinggi Lebak mengambil gambar (foto) Badi tepat di kepala Badi. Kemudian meludah ke kepala Badi sebanyak (2 kali) serta mengatakan kepada Badi dengan nada ancaman “Ketemu dalan” (ketemu di jalan). Lalu, Badi merasa dirugikan dan melaporkan ke Satreskrim Polres Jepara pada, Kamis (30/5) siang.
Dengan ucapan nada tinggi, Petinggi Lebak, kecamatan Pakisaji, Jepara berkata kotor dan meludahi Badi wartawan online investigasimabes.com dengan kalimat, ”Kamu wartawan tai, ” ucap Petinggi Lebak saat peliputan pengukuhan perpanjangan jabatan kepala desa di pendopo kabupaten Jepara, Rabu (29/5).
Dari sumber Detektif.co.id kemarahan petinggi Lebak dipicu lantaran proyek pedesaan yang diawasi oleh sejumlah awak media dan disebut oleh sejumlah awak media tidak sesuai dengan peruntukannya.
Menurut informasi, pemerintah Desa Lebak dibuat bulan-bulanan oleh sejumlah wartawan media online yang ikut meramaikan (proyek yang tidak sesuai dengan peruntukannya). Atas kejadian itu petinggi Lebak itupun tersinggung dan naik darah lantaran diduga ada awak media yang mengontrol proyek pembangunan Desa melalui pesan WhatsApp-nya.
Tak hanya itu, saat dikonfirmasi awak media detektif.co.id petinggi Lebak itu menantang Badi, sebab petinggi membalas via chatting di WhatsApp-nya kepada Badi, “Jika tidak usah ketemu di balai Desa, ketemu saja di Tegalan, sawah atau alas, ” tulis petinggi Lebak lewat chatting WhatsApp.
Sebagai informasi, pada saat kejadian petinggi Desa Lebak itu meludahi Badi yang sempat di saksikan sejumlah awak media. Adapun saksi mata ditempat itu menyebutkan, jika petinggi Lebak mendekati Badi dan spontan meludahinya dengan mengucapkan umpatan kata-kata kotor.
Untuk informasi tentang petinggi Lebak, hingga saat ini awak media belum bisa menghubungi lantaran HP-nya tidak aktif.***
Sumber: Detektif.co.id










