Global7.id – Kepulauan Nias,
Pemerintah desa dan masyarakat desa Idanota’e Kecamatan Gunung Sitoli Idanoi’, menerapkan kebersihan dan pemeliharaan jembatan di wilayah desa, Sabtu (08/05/2021).
Masyarakat desa Idanotae memasang palang di jalan ujung jembatan Sungai Foa, di depan Gereja Amin Tetehosi Foa, sekitar pukul 15 .00 dengan menggunakan besi. Untuk menertibkan kendaraan yang lalu lalang demi keselamatan anak-anak dan menjaga keutuhan jembatan dari kendaraan proyek yang lalu lalang.
Masyarakat memasang palang di ujung jembatan Foa tersebut didesa Idanoate itu salah satu cara mereka menyadarkan direktur proyek pembangunan Puskesmas Gunungsitoli Idanoi, Faomano Ndruru bahwa desa Idanotae punya ketertiba dan kebersihan ucap tegas salah seorang tokoh yang angkat bicara.
Derius Hura tokoh masyarakat DesaIdanotae kecamatan Gunung Sitoli Idanoi’ kepada wartawan mengatakan,
“Pemasangan palang di jalan itu merupakan bentuk protes warga karena jalan tersebut dilalui mobil pengangkutan bahan material bangunan. Warga merasa terganggu dengan kendaraan tersebut. Sebab, mobil yang melintas melewati kapasitas muatan, maka jembatan yang menghubungkan dua desa itu tidak bisa menahan beban. Warga takut jembatan rusak akibat muatan mobil damtruk yang melebihi kapasitas.
Sementara itu masyarakat desa Idanotae merasa di rugikan dari sisi kesehatan karena abu yang jadi polusi, jalan jadi lelumpuran , tidak nyaman”, ungkapnya.
Direktur Faomano Ndruru selaku pelaksana pembangunan menyalahi aparat desa mengatakan, “Yang mereka lakukan ini
kurang baik dan mengganggu kepentingan umum”, Katanya mengelak.
Di lain kesempatan tokoh masyarakat Desa Idanotae, Derius Hura melanjutkan pembicaraan yang di lakukan Faomano Ndruru sebagai direktur pembangunan ini bukan kepentingan umum malah merugikan sebab diacari untung, maka dengan itu kami masyarakat yang ada di dua desa yaitu desa Idanotae dan Tetehosi Foa, mengharapkan perhatian pemerintah Kota Gunung Sitoli, untuk menertibkan kejadian diluar batas ini,. keluhannya.***
Wartawan : Am Zebua G7.










