Viral, Warung di Pantai Kartini Jepara Ngeprok Harga Pengunjung

Foto, tangkap layar, video viral itu diunggah di akun Tiktok @Mari Hiling, Sabtu, (16/9/2023).

Global7.id – Jepara,

Jagat media sosial Kabupaten Jepara dihebohkan dengan sebuah video viral di media sosial Tiktok baru-baru ini. Hal itu terkait dugaan adanya pedagang nakal yang “ngeprok” harga dagangannya di objek wisata Pantai Kartini.


 

Menyikapi itu, pihak pengelola pantai dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara tengah mencari oknum pedagang tersebut.


 


Sebelumnya, video viral itu diunggah di akun Tiktok @Mari Hiling.

“To : pengelola pantai Kartini Jepara, tolong ditertibkan lagi penjualnya biar klo ngasih harga tidak ugal2an..

Jauh2dari luar kota ke pantai Kartini, istirahat dulu di penjual pinggir pantai, pesan menu dan memang menunya tdk tertera harganya..

Pesan sosis bakar, bakso bakar, kentang goreng, esteh sama es degan dan milo, datang pesanan langsung curiga dengan porsi yg sangat banyak perporsinya dan di makan 3 orang gak habis, apalagi maaf, makanannya basi..

Sepertinya penjualnya sengaja ngasih porsi segini banyak, penjualnya juga bilang klo bakso bakarnya cuma dpt separo porsi dan saat bayar ternyata habis 133, melebihi restoran padahal cuma ngemil doang, maaf sy sering ke restoran mahal tpi gak semahal ini, alhasil gak kemakan, bad hiling sih ini.., ” tulis akun Tiktok tersebut.


 


Bacaan Lainnya

Dalam unggahannya, ia meminta pengelola pantai untuk menertibkan penjual yang memberi harga terlampau mahal.


 

Dirinya yang mengaku dari luar Kota Jepara berniat ke Pantai Kartini, lalu beristirahat di salah satu warung.

 


Di sana, sang pemilik akun langsung memilih pesanan dari daftar menu yang tidak tertera harganya. Dirinya curiga pesanan yang datang terlampau banyak. Padahal, hanya untuk tiga orang. Ditambah, pesanan yang dihidangkan ia rasa sudah basi.


 

Viralnya video itu juga sampai ke tangan Pengelola Pantai Kartini Joko Wahyu kemarin. Pihaknya menegaskan langsung mencari oknum pedagang tersebut.


 

”Nanti akan diberi pembinaan,” tegasnya pada Minggu (17/9/2023).


 

Ia tak menampik, di objek wisata yang dikelolanya kadangkala masih terdapat oknum pedagang yang nakal. Di antaranya dengan tidak memberi harga pada daftar menu. Menyikapi itu, pedagang yang nekat “ngeprok” harga akan diberi pembinaan.


 


Joko pun menegaskan rutin berkomunikasi dengan paguyuban pedagang Pantai Kartini agar kejadian serupa tidak terulang lagi, juga agar terdapat kesamaan persepsi dalam penentuan harga.


 

Oleh sebab itu, meminta seluruh pelaku UMKM di Pantai Kartini agar memasang daftar harga pada menu yang tertera.

Ia menambahkan, “Kepada wisatawan juga dihimbau agar jajan di warung yang ada daftar harganya, ” pungkas Joko.

Sumber: RK.


Tag

Pos terkait