Akan Untung Besar, Warga Bangsri Jepara malah Rugi Ikut Arisan Online

Foto ilustrasi, investasi bodong berkedok arisan

Global7.id – Jepara, 

Kembali terjadi, tergiur keuntungan arisan online, sejumlah warga di Jepara merugi puluhan juta. Warga menduga pemilik arisan di Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, berlaku curang, karena jatah arisan tidak berjalan seperti semestinya.

 


Belum lama ini, juga muncul arisan bodong di daerah yang sama, Desa Plajan. Juga ada arisan dengan penawaran keuntungan 15 persen bagi anggota di Desa Tengguli, Bangsri. Korbannya mencapai ratusan orang.

 


Anthom, warga Bangsri bercerita kepada wartawan, ia mengaku rugi sekitar Rp 10 juta setelah mengikuti arisan online di WhatsApp dalam dua tahun terakhir belakangan. Ia mengaku beruntung hanya ikut arisan. Bukan lelang arisan.

 



Dalam arisan, ia menyetor Rp 400 ribu setiap bulan sejak 2020. Total uang yang telah ia iurkan sekitar Rp 20 juta. Pada awal-awal, ia telah mendapat Rp 10 juta.

 


”Untung saya tidak ikut yang lelang arisan. Saya cuma ikut arisannya. Kalau lelang saya dengar korbannya ada yang sampai jual aset tanah sawah, karena tidak bisa membayar uang kepada orang yang arisan sama dia,” kata Anthom.


 

Ia kini menunggu pemilik arisan mengembalikan uangnya. Anthom tidak sendiri. Ia bersama puluhan warga lain, termasuk yang berasal dari Kudus dan Semarang mengikuti arisan melalui WhatsApp tersebut.

 

Bacaan Lainnya

Ia mengaku, tergiur dengan arisan online tersebut, karena testimoni teman dekatnya. Ia pun berniat ikut arisan untuk menabung. ”Saya langsung percaya walaupun tidak pernah ketemu (dengan pemilik arisan). Kan dengar dari orang-orang lain bilang dia (pemilik arisan, Red) amanah,” jelasnya.***

Sumber: RK.


Tag

Pos terkait