Peran Musuh, Aditya Zoni Adu Fighting di Film Zerre Pendekar Ufuk Timur

Global7,id – Film, 

Biasa membintangi sinetron-sinetron romansa remaja, tahun 2021 ini menjadi awal baru bagi Aditya Zoni. Mantan kekasih Zoe Jackson ini bakal mewarnai layar lebar lewat Zerre Pendekar Ufuk Timur yang dijadwalkan rilis pada Agustus mendatang dari suguhan PB PON XX Papua 2021 yang bekerjasama dengan Tim Kalachakra Multi Sinema. Perannya di film ini cukup menantang. Aditya memerankan sosok yang menguasai bela diri, yang ambisius, ia akan melakukan apapun demi bersaing menjadi juara di ajang olahraga PON XX Papua 2021.

(foto Aditya Zoni jumpa pers di film Zerre Pendekar Ufuk Timur/Istimewa)

“Karakter yang aku bawakan bernama Drio. Dia itu orangnya tipe kolerik, ambisius banget,” ujar Aditya Zoni saat jumpa pers virtual. Menurutnya menyelami karakter Drio dan bergabung dalam film ini cukup seru. Meski pernah bersinggungan dengan adegan aksi sebelumnya, seperti di sinetron Anak Langit, adegan-adegan laga di film Zerre Pendekar Ufuk Timur ini berbeda.

“Adegan-adegan laga di sini sangat serius. Dramanya juga serius. Tokohnya memang menguasai bela diri dan dia mengikuti sebuah kejuaran. Jadi enggak hanya sekadar aksi. Lokasinya juga berbeda, karena kita syuting di Papua. Ada rasa kerja sambil liburan juga,” ungkap Aditya Zoni.

(foto Poster film Zerre Pendekar Ufuk Timur/Istimewa)

Film yang dibintanginya ini, bercerita tentang anak desa di Papua yang ingin jadi kebanggaan orang tua dan mengharumkan tanah pertiwi. Anak desa itu bernama Zerre diperankan aktor asal Papua Yudas Alep Itlay. Seorang pemuda yang memiliki talenta bela diri. Ia berjuang keras untuk menjadi PON XX Papua 2021. Nah, Aditya Zoni menjadi saingannya Zerre. Perjuangan anak muda asal Papua, Zerre, akan diwarnai kelok kriminal, sindikat human traficking dan narkoba.

“Adegan fighting-nya banyak, sehingga semua talent butuh stamina dan energi yang lebih juga. Ada satu adegan klimaks untuk Drio, yakni ketika berada di set pertandingan dengan ratusan penonton. Wah, ini merinding, sih. Terasa banget euforia pertandingan Pencak Silat PON XX Papua-nya,” ungkap Aditya.

Pos terkait