Global7.id – Jepara,
Kabar penculikan anak di Jepara membuat orang tua anak semakin resah. Salah satunya kejadian di kelurahan Panggang, kecamatan Jepara kota.
“Hai moms…. Mau berbagi informasi siang tadi terjadi percobaan penculikan. Korban A siswa kelas 6 SDN 1 Panggang, putri dari mas A. Tempat kejadian gang sempit belakang RS Graha Husada….. Kronologi singkat, kemungkinan A dibuntuti dari sekolah lewat gang hotel Asia, ke timur arah RS Graha sampai di gang sempit Azel diceplek kaki bagian (*maaf) paha. Kemungkinan pelaku berusaha meng-hipnotis namun A reflek teriak …Pelaku sempat dikejar tapi tidak tertangkap. Ciri-ciri pelaku mengendarai motor Vario tanpa nopol, kisaran masih remaja…”
Pesan melalui WhatsApp itu semalam mulai viral di grup-grup WhatsApp di Jepara. Oleh sebab awak media menelusuri informasi terkait dengan kejadian yang disebarkan melalui pesan WhatsApp tersebut.
Melansir dari Suarabaru.id awak media menghubungi pihak Kepala Sekolah SDN 1 Panggang, Jepara kota, Susia Kapti yang menerangkan, “Saya baru saja rapat koordinasi dengan para guru dan ternyata benar. Setelah pulang sekolah, anak jalan kaki lewat gang sempit belakang RS Graha Jepara kota. Karena rumahnya pas di depan gang itu. Orangnya mencolek paha siswi SDN 1 Panggang dan siswi kami teriak. Kebetulan terdengar orang tuanya. Pelaku kabur dengan motornya dan kemudian dikejar orang tuanya serta tertangkap di depan SMPN 2 Jepara. Akhirnya diinterogasi orang tuanya,” ujarnya.
Dengan kejadian ini kami harap orang tua dan para guru untuk waspada, “Para guru saya harapkan memberikan pesan-pesan kepada anak didiknya untuk selalu hati-hati dan para guru harus selalu komunikasi dengan orangtua khususnya dalam penjemputan putra putrinya,” ujar Susia Kapti.
Sementara ibu korban membenarkan terjadinya peristiwa yang dialami putrinya kemarin siang, “Karena trauma, hari ini putri kami takut untuk sekolah,” tuturnya.
Ibu korban menambahkan, “Kemarin siang putri saya pulang bersama satu orang temannya. Sebenarnya putri saya sudah merasa diikuti oleh seseorang yang naik motor dan bolak-balik. Setelah temannya belok pulang kerumahnya, putri saya jalan sendiri. Kemudian saat jalan sepi dan hampir sampai rumah, pelaku memepet dari belakang dan kemudian memegang salah satu bagian tubuhnya. Tentu saja anak saya terkejut dan kemudian berteriak minta tolong hingga didengar papanya, “ kata ibu siswi yang tinggal di kelurahan Panggang Jepara.
“Alhamdulliah, papanya saat mendengar teriakan putrinya kebetulan pas di atas motor dan langsung mengejar pelaku dan berhasil tertangkap di depan SMPN 2 Jepara. Setelah itu dibawa ke rumah dan dan diinterogasi. Namun yang bersangkutan mengaku tidak sengaja, hingga kemudian dilepaskan. Namun kami sudah mengetahui identitasnya,” Tambahnya Ibu korban.
“Kami tidak tau motifnya. Hanya berdasarkan keterangan putri kami, ia merasa pelaku sudah mengikutinya dari sekolah, imbuhnya.
Sementara Kapolres Jepara AKBP Warsono mengatakan, “Siang ini kami menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial. Di samping itu kita harus lebih waspada dan akan meningkatkan patroli di sekolah-sekolah, khususnya jam-jam pulang sekolah, ” Pungkasnya.***
Sumber: SB.
Tag










