Netizen: Mereka yang Mulai Duluan, Usai Bentrokan Diduga Antar Supporter di Wilayah Jati Kudus

Foto kejadian di wilayah Kudus/tangkap layar netizen

Global7.id – Jepara, 

 

Setelah usai nonton pertandingan sepakbola di stadion Joyo Kusumo Pati sore tadi, iring-iringan suporter sepakbola membuat ulah di permukiman warga di Kudus, Jawa Tengah ini. Suporter melakukan perusakan rumah hingga sekolah di Desa Ngembal Kulon Kecamatan Jati, Kudus.

Dilokasi permukiman warga Desa Ngembal Kulon tampak ramai, Minggu (18/9/2022) malam ini. Warga keluar rumah usai ada kericuhan suporter bola yang melintasi wilayah Kudus.

Ada enam rumah warga yang atapnya rusak dilempari batu. Sedangkan terpantau juga ada sekolah MI NU Bahrul Ulum jendela kacanya pecah. Sampah di permukiman warga pun berserakan. Tak hanya sampah sisa batu dan pecahan kaca tampak di jalanan. Warga pun tampak keluar rumah atas kejadian yang meresahkan itu.



Dari peristiwa itu, para netizen Jepara merasa disudutkan dan selalu di salahkan atas apa yang di ucapkan warga Kudus.

Awak media Global7.id melansir dari sejumlah komentar netizen di group Facebook (wilayah Info Seputar Jepara,red) bahwa, supporter sebelah yang memulai duluan atas kerusuhan di wilayah kecamatan Jati, kabupaten Kudus.



“Kami di serang mas dari gang padahal posisi kawalan aparat, bukan oknum emang suporter sebelah, ” tulis komentar dari akun Facebook M Alif.

Selain itu, netizen lainnya juga berkomentar, “Kono ngawti kene Yo rak Trimo, wes mlaku apek2 dibalang watu (Situ mulai sini ya enggak terima, sudah jalan baik-baik dilempar batu), ” tulis juga komentar akun Facebook Dyann Ap.

Akun Facebook M Alif menambahkan, “Iya mas, itu awalnya ga ada apa” lancar aja dikawal aparat sampai di ngembal (nama desa) tiba” dilempar dari gang, emang dari pihak suporter sebelah, cuman posisi digang perkampungan jadinya gitu pada asal lempar, ” Imbuh tulis komentar akun Facebook M Alif.

Tak hanya itu, kami dari tim awak media Global7.id mendapatkan screenshot atau tangkap layar dari group WhatsApp suporter sebelah yang menuliskan, “Info ngantemi jpra, Es lewat Tah durng, ” tulis anggota group WhatsApp suporter sebelah.

Hingga malam ini pukul 23.57wib kerusuhan di wilayah Kudus mulai mereda dan kami belum menerima informasi lanjutan dari pihak kepolisian wilayah Kudus.***

Sumber: Dtk/Ntz.


Tag

Pos terkait