Global7.id – Jepara,
Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Hijet Jepara Community (HJC) menggelar acara Anniversary yang ke-7 di kediaman salah satu anggotanya yang kerap di panggil Pak Wo di wilayah Cobaan, Desa Jerukwangi, RT01/RW13, Kecamatan Bangsri Jepara, Minggu (20/4/2025).
Meskipun dikemas secara sederhana, kegiatan ini mensyaratkan akan makna dan nilai persaudaraan dalam memperingati Anniversary HJC.
Hijet Jepara Community adalah komunitas mobil tua 1000cc yang bermesin 3 silinder. HJC di deklarasikan pada 21 april 2018 di tempat wisata Benteng Portugis, kecamatan Donorojo, kabupaten Jepara.
Tak hanya di Jepara, komunitas Hijet juga tersebar hampir di seluruh Indonesia. Diketahui, HJC bernaung di organisasi nasional Hijet Owner Indonesia yang kerap di singkat HOI.
Tak hanya di HOI, organisasi sekala nasional juga ada HMI (Hijet Mania Indonesia) dan yang lainnya.

Ipunk nama panggilan akrabnya selaku ketua HJC bersama sejumlah anggotanya yang hadir untuk melepas rindu dan mempererat tali silaturahmi. Dalam bincang santai.
Ketua HJC menyampaikan pentingnya menjaga semangat bersosial tanpa pamrih dan menjadikan silaturahmi sebagai pondasi utama dalam setiap kegiatan komunitas.
Ia juga menegaskan bahwa koordinasi dan komunikasi aktif di grup WhatsApp menjadi salah satu cara menjaga kekompakan antar anggota, mengingat mereka berasal dari berbagai wilayah yang cukup berjauhan.
“Alhamdulillah sampun dugi griyo (sampai ke rumah), Matur suwun sanget kagem tuan rumah (terima kasih sekali kepada tuan rumah) Pak Wo HJC soho mbak Rubi’ah (pak Wo HJC dengan mbak Rubi’ah), (saya tidak bisa membalas apa-apa, tapi saya bisa menghabiskan makan dan persembahan jajanan) kulo mboten saget mbales nopoke nopo namung saget ngentekno madang lan pasogatan.” Ucap Fatkhur salah satu anggota HJC dari Desa Bugel, Jepara melalui pesan WhatsApp group.
Tak hanya Fatkhur, semua anggota juga mengucapkan terima kasih kepada pak Wo dan Bu Rubi’ah yang sudah menyiapkan tempat dan makanan yang disediakan.
Kesederhanaan, keterbukaan, serta rasa saling peduli menjadi kekuatan utama HJC dalam membangun solidaritas. Kebersamaan yang terjalin hari ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai sosial dan persaudaraan masih terus dijaga dengan erat oleh komunitas ini.
“Selain melestarikan mobil tua, berkomunitas juga salah satu memperbanyak saudara dan menjaga silahturahmi sesama pecinta mobil tua, ” pungkas Ipunk.***
Sumber: G7/TY.










