Global7.id – Jepara,
Sendang Kamulyan di Desa Gemulung, Kecamatan Pecangaan, Jepara, merupakan salah satu tempat situs bersejarah yang menjadi saksi sejumlah peristiwa bersejarah di Kota Ukir. Menurut sejarah, Sendang Kamulyan merupakan tempat pemandian Ratu Kalinyamat, yang sekaligus sebagai tempat pertapaan.
Saat dimintai keterangan oleh awak media, Juru Kunci Sendang Kamulyan, Nuryanto menjelaskan tentang sejarah tempat ini, “Sebelum Jepara berdiri, ada peristiwa perebutan kekuasaan di Kerajaan Demak yang menyebabkan Sultan Hadlirin, suami Ratu Kalinyamat, terbunuh oleh Arya Penangsang, ” Ujarnya.
Ia melanjutkan, “Setelah suaminya terbunuh, Ratu Kalinyamat bertapa atau melakukan tirakat di Sendang Kamulyan, ” imbuhnya.
Nuryanto lanjut menceritakan, “Sebelum melakukan tirakat dengan bertapa Wudha Sinjang Rikma di Gunung Donorojo, Dukuh Sonder, Desa Tulakan, kecamatan Keling, Ratu Kalinyamat ternyata terlebih dahulu melakukan tirakat dengan bertapa di Sendang Kamulyan ini, ” Ungkapnya.
Nurmanto menjelaskan kembali, bahwa tirakat tersebut dilakukan oleh Ratu Kalinyamat sebagai bentuk permohonan agar diberikan petunjuk atas kekisruhan yang terjadi di Kerajaan Demak kala itu.
“Sendang ini dulunya tempat Penepen atau Tirakatnya Ratu Kalinyamat untuk memohon petunjuk, setelah terbunuhnya Sultan Hadlirin sebelum beliau bertapa di Donorojo,” tutur Nuryanto.
Perlu diketahui, Sendang Kamulyan, memiliki sumber mata air yang tidak pernah kering meski sedang musim kemarau. Banyak masyarakat yang datang ke lokasi Sendang, untuk meminta berkah di petilasan Ratu Kalinyamat itu.
Selain itu, Sendang Kamulyan juga memiliki beberapa titik yang dipercaya memiliki keberkahan. Ada yang meminta jodoh, kesembuhan dari penyakit, meminta agar memiliki kekuatan dari dalam dirinya atau sakti, dan lain sebagainya.
Biasanya masyarakat akan melakukan ritual untuk melakukan wasilah kepada Sang Pencipta dengan mandi di Sendang tersebut, kemudian meminta airnya untuk diminum.
Salah satu warga daerah Sendang mengatakan, “Banyak masyarakat yang mencari keberkahan disini. Biasanya datang kesini meminta air agar dimudahkan jodohnya kemudian menemukan titik terang. Yang sakit minta air akhirnya diberi kesembuhan, gitu mas, ” Ucap warga sekitar.
Tak hanya itu, Achmad Arifin, Senior Manager dari tempat wisata Sendang Kamulyan juga mengatakan, banyak masyarakat baik dari Jepara maupun dari luar kota yang datang secara berombongan ke Sendang Kamulyan. Mereka datang dengan membawa hajatnya sendiri-sendiri.
“Sebelum Ramadhan kemarin itu ramai disini, rombongan dari luar kota. Malam-malam mandi di sendang, tapi tentu dengan arahan juru kunci,” Pungkas Achmad Arifin.***
Sumber: BTN.
Tag










