Global7.id – Jepara,
Gelar karya Proyek Penguatan Profile Pelajar Pancasila (P5), para siswa SMAN 1 Tahunan menggelar pementasan tradisi unik di Kabupaten Jepara di Lapangan Sekolah, Jumat (5/5/2023) kemarin.
Tradisi yang dipentaskan, tradisi Perang Obor Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan. Kemudian Jembul Tulakan, juga tradisi Baratan (arak-arakan lampion), yang biasanya dilaksanakan menjelang Ramadan di Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan.
Tokoh Ratu Kalinyamat, dalam pertunjukan itu juga menyita perhatian dan tidak kalah menarik, puluhan siswi menampilkan tradisi lain seperti tarian Kridhajati yang menggambarkan masyarakat Jepara yang adiluhung dalam berkarya seni.
Juga ditampilkan kesenian Kentrung, dan juga Emprak yang hampir punah. Lebih menarik, para siswa dan guru juga tampil bermain karawitan. Gelar Karya yang berlangsung di lapangan dan aula sekolah mengambil tema Kearifan Lokal dan Kewirausahaan.
Acara dibuka oleh Kepala SMAN 1 Tahunan Ida Fitriningsih dengan ditandai pemukulan gong dan hadir dalam acara ini juga Camat Tahunan Nuril Abdillah serta segenap guru dan siswa sekolah tersebut.
Dikatakan Ida, kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan potensi yang dimiliki sesuai dengan bakat, minat dan kecerdasannya.
Maka dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023, SMAN 1 Tahunan menyelenggarakan Gelar Karya Proyek Penguatan Profile Pelajar Pancasila (P5), Jumat, (5/5/2023).
Menurut Ida Fitriningsih, dalam konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara, pendidikan harus mengembalikan manusia pada kodratnya.
“Kami menerjemahkan konsep itu dengan memberikan pendidikan yang mampu mengembangkan multiple kecerdasan siswa. Karena itu siswa diberi ruang mengekspresikan diri sesuai bakat dan kecerdasannya,” ujarnya.
Ida Fitriningsih juga menjelaskan, Projek Penguatan Profile Pelajar Pancasila (P5) merupakan tempat untuk proses tersebut. “Sebab siswa diberikan keleluasaan untuk mengembangkan potensi dan minatnya. Juga ada pembelajaran tentang kerjasama, kreatifitas serta penguatan potensi lokal yang ada di daerah, Tuturnya.
Selain pertunjukan budaya, para siswa juga menggelar pameran kuliner dan produk Jepara. Seperti jajanan seperti carang madu, es gempol pleret, horog-horog, juga pindang serani yang sudah banyak dikenal dan juga ada, kain tenun troso dan ukir Jepara.
“Selain itu juga ada lomba paduan suara Mars SMA Tahunan oleh siswa kelas XI,” kata dia.***
Sumber: MSM.
Tag










