<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Salatiga &#8211; Global7 News</title>
	<atom:link href="https://global7.id/Ya/kabar-salatiga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://global7.id</link>
	<description>Aktual dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 14:45:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/cropped-IMG_20220626_211747-60x60.jpg</url>
	<title>Kabar Salatiga &#8211; Global7 News</title>
	<link>https://global7.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Edarkan 54 Gram Shabu,  Warga Demak Ditangkap Satresnarkoba Polres Salatiga</title>
		<link>https://global7.id/edarkan-54-gram-shabu-warga-demak-ditangkap-satresnarkoba-polres-salatiga/</link>
					<comments>https://global7.id/edarkan-54-gram-shabu-warga-demak-ditangkap-satresnarkoba-polres-salatiga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[SGX]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 14:43:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengedarsabuditangkappolressalatiga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=39371</guid>

					<description><![CDATA[Gloabl7 Polres Salatiga Polda Jateng – Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., <a class="read-more" href="https://global7.id/edarkan-54-gram-shabu-warga-demak-ditangkap-satresnarkoba-polres-salatiga/" title="Edarkan 54 Gram Shabu,  Warga Demak Ditangkap Satresnarkoba Polres Salatiga" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gloabl7 Polres Salatiga Polda Jateng – Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., memimpin kegiatan Press Release pengungkapan tindak pidana narkotika jenis sabu di depan Pendopo Polres Salatiga, Rabu (03/06/2026). Dalam kegiatan tersebut Kapolres didampingi Kasat Resnarkoba AKP Henry Widyoriani, S.H., serta Plh Kasi Humas Polres Salatiga IPDA Sutopo.</p>
<p>Di hadapan awak media, Kapolres Salatiga menyampaikan keberhasilan Satresnarkoba Polres Salatiga dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan dua orang tersangka, masing-masing berinisial SSI alias Kecing (31) dan AW alias Mento (44), keduanya warga Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.</p>
<p>Kapolres Salatiga menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan seorang pengguna narkotika yang mengaku memperoleh sabu dari tersangka S. Berbekal informasi tersebut, Satresnarkoba Polres Salatiga langsung melakukan pengembangan dan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka S pada Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 21.30 WIB di Warung Es Teh Jumbo yang berada di Jalan Pondok Raden Patah, Sriwulan, Sayung, Kabupaten Demak.</p>
<p>&#8220;Dari hasil interogasi terhadap tersangka pertama, petugas memperoleh informasi mengenai pemasok barang haram tersebut. Tim kemudian bergerak cepat melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka kedua beserta barang bukti narkotika yang masih disimpan di rumahnya,&#8221; ungkap AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H</p>
<p>Setelah melakukan pengembangan, petugas berhasil mengamankan tersangka AW alias Mento di kediamannya di wilayah Desa Sriwulan, Sayung, Kabupaten Demak.</p>
<p>Dalam penggeledahan yang disaksikan warga setempat, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa paket sabu siap edar, alat hisap sabu, timbangan digital, telepon genggam, plastik klip kosong, uang tunai hasil transaksi serta berbagai peralatan yang digunakan untuk mengemas narkotika.<br />
Dari tangan kedua tersangka, Satresnarkoba Polres Salatiga berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat total mencapai 54,13 gram.</p>
<p>Berdasarkan hasil penyidikan, kedua tersangka berperan sebagai pengedar yang aktif mengedarkan sabu kepada para pengguna di wilayah Jawa Tengah.<br />
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan penyesuaian pidana yang berlaku, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.</p>
<p>Kapolres Salatiga menegaskan bahwa Polres Salatiga akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya demi melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>&#8220;Narkotika merupakan musuh bersama yang dapat merusak masa depan generasi bangsa. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Salatiga dan akan terus melakukan penindakan secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,&#8221; tegas AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H.</p>
<p>Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba dengan segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: left;">Global7/SGX</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/edarkan-54-gram-shabu-warga-demak-ditangkap-satresnarkoba-polres-salatiga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi di Sekolah! Oknum Guru SD di Salatiga Diduga Cabuli Siswinya, Apakah Ada Korban Lain?</title>
		<link>https://global7.id/tragedi-di-sekolah-oknum-guru-sd-di-salatiga-diduga-cabuli-siswinya-apakah-ada-korban-lain/</link>
					<comments>https://global7.id/tragedi-di-sekolah-oknum-guru-sd-di-salatiga-diduga-cabuli-siswinya-apakah-ada-korban-lain/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[SGX]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 13:20:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anak di bawah umur]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pencabulan]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum Guru SD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=33677</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Salatiga,  Sebuah tragedi kekerasan seksual terjadi di sebuah sekolah dasar di Salatiga, Jawa <a class="read-more" href="https://global7.id/tragedi-di-sekolah-oknum-guru-sd-di-salatiga-diduga-cabuli-siswinya-apakah-ada-korban-lain/" title="Tragedi di Sekolah! Oknum Guru SD di Salatiga Diduga Cabuli Siswinya, Apakah Ada Korban Lain?" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Salatiga, </strong></em></p>
<p>Sebuah tragedi kekerasan seksual terjadi di sebuah sekolah dasar di Salatiga, Jawa Tengah. Oknum guru SD tersebut diduga melakukan pencabulan terhadap salah satu siswinya. Korban yang masih berusia belia tersebut diduga mengalami trauma akibat kejadian tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seorang oknum guru berinisial IK dari sebuah sekolah dasar (SD). Guru tersebut diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap salah satu siswi di sekolah tempatnya mengajar. Peristiwa ini mencuat setelah korban menceritakan pengalaman traumatisnya kepada kakak kelas, yang kemudian menginformasikannya kepada guru dan orang tua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Laporan resmi atas kasus ini telah disampaikan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Salatiga pada Jumat malam, 25 Juli 2025, sekitar pukul 21.30 WIB. Ibu korban datang didampingi kuasa hukum, Arif Maulana, S.H., yang juga merupakan pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Salatiga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>“Korban sering diajak bertemu oleh pelaku. Dia menurut karena takut,” ungkap Arif Maulana seperti di lansir dari <em>harian7.com</em> (25 Juli 2025).</p></blockquote>
<p>Lebih lanjut, Arif menjelaskan bahwa pelaku diduga telah melakukan tindakan fisik yang tidak pantas terhadap korban, meski ia tidak merinci lebih detail mengenai kronologinya.</p>
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>“Pelaku memegang bagian-bagian sensitif tubuh korban,” tambahnya.</p></blockquote>
<p>Menurut Arif, laporan bermula dari curhatan korban yang disampaikan kepada kakak kelas. Informasi itu kemudian menyebar ke guru hingga sampai ke telinga orang tua. Mengetahui hal tersebut, orang tua korban segera mengambil langkah hukum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ayah korban, saat ditemui di SPKT Polres Salatiga, menyatakan keterkejutannya atas informasi yang ia terima dari pihak sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>“Pagi tadi kami dikabari guru. Kami langsung syok. Tapi kalau dipikir-pikir, anak saya memang beberapa hari terakhir jadi penakut dan lebih pendiam,” tuturnya dengan nada sedih.</p></blockquote>
<p>Arif juga menyampaikan bahwa pihak LPA Salatiga akan memantau kondisi korban. Jika ditemukan tanda-tanda trauma psikologis, mereka siap memberikan pendampingan dari psikolog profesional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>“Saat ini yang terpenting adalah memastikan kondisi mental korban tetap stabil. Kalau memang perlu, akan kita dampingi dengan psikolog,” tegas Arif Maulana.</p></blockquote>
<div class="3eaa68046bc83c99c9a8e92f48bb535f" data-index="3">
<p>&nbsp;</p>
<div id="aswift_6_host"><iframe id="aswift_6" tabindex="0" title="Advertisement" src="https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-8648225418747271&amp;output=html&amp;h=1131&amp;slotname=9438379115&amp;adk=3613517403&amp;adf=2850263770&amp;pi=t.ma~as.9438379115&amp;w=300&amp;abgtt=7&amp;cr_col=1&amp;cr_row=12&amp;fwrn=2&amp;lmt=1753621064&amp;rafmt=9&amp;format=300x1131&amp;url=https%3A%2F%2Fjatenggayengnews.com%2F2025%2F07%2Foknum-guru-sd-di-salatiga-diduga-cabuli-siswinya-sendiri%2Fseputar-jawa-tengah%2F&amp;host=ca-host-pub-2644536267352236&amp;crui=mobile_banner_image_sidebyside&amp;fwr=0&amp;wgl=1&amp;dt=1753621062492&amp;bpp=3&amp;bdt=1809&amp;idt=1873&amp;shv=r20250723&amp;mjsv=m202507220101&amp;ptt=9&amp;saldr=aa&amp;abxe=1&amp;cookie_enabled=1&amp;eoidce=1&amp;prev_fmts=0x0%2C300x151%2C300x1131%2C300x375%2C300x151%2C300x1131&amp;nras=1&amp;correlator=264512713973&amp;frm=20&amp;pv=1&amp;u_tz=420&amp;u_his=1&amp;u_h=720&amp;u_w=360&amp;u_ah=720&amp;u_aw=360&amp;u_cd=32&amp;u_sd=3&amp;adx=30&amp;ady=3795&amp;biw=360&amp;bih=545&amp;scr_x=0&amp;scr_y=0&amp;eid=31093512%2C31093575%2C31093580%2C95362655%2C95364961%2C95366914%2C42533294%2C95352052%2C95359266%2C95367167&amp;oid=2&amp;pvsid=4990867709026386&amp;tmod=1741775953&amp;nvt=1&amp;fc=1920&amp;brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C360%2C0%2C360%2C545%2C360%2C545&amp;vis=1&amp;rsz=%7C%7CeEbr%7C&amp;abl=CS&amp;pfx=0&amp;fu=128&amp;bc=29&amp;bz=1&amp;psd=W251bGwsbnVsbCxudWxsLDNd&amp;pgls=CAEaBTYuOC4y~CAEQBBoHMS4xNTcuMA..&amp;ifi=7&amp;uci=a!7&amp;btvi=6&amp;dtd=1987" name="aswift_6" width="300" height="0" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" data-google-container-id="a!7" aria-label="Advertisement" data-load-complete="true" data-google-query-id="CN_AmMWL3Y4DFfSkZgId0RkUVQ" data-mce-fragment="1"></iframe></div>
</div>
<p>Hingga saat ini, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan. Namun, laporan telah diterima dan proses hukum dipastikan tengah berjalan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasus ini menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama orang tua siswa. Mereka berharap agar pihak sekolah dan aparat kepolisian dapat menangani kasus ini dengan serius dan transparan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan keselamatan anak-anak di sekolah. Apakah ada korban lain yang belum melapor? Apakah pihak sekolah telah melakukan tindakan pencegahan yang memadai? Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab untuk memastikan bahwa anak-anak dapat belajar dengan aman dan nyaman di Sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: JG</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/tragedi-di-sekolah-oknum-guru-sd-di-salatiga-diduga-cabuli-siswinya-apakah-ada-korban-lain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berjudi Kartu Remi, 6 Orang Warga Jepara Diringkus Polisi</title>
		<link>https://global7.id/berjudi-kartu-remi-6-orang-warga-jepara-diringkus-polisi/</link>
					<comments>https://global7.id/berjudi-kartu-remi-6-orang-warga-jepara-diringkus-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2022 02:45:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Judi Remi]]></category>
		<category><![CDATA[Kasatreskrim Polres Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Perjudian]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=9025</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Jepara,  &#160; Enam orang diringkus Satreskrim Polres Jepara saat bermain judi. Kasatreskrim Polres <a class="read-more" href="https://global7.id/berjudi-kartu-remi-6-orang-warga-jepara-diringkus-polisi/" title="Berjudi Kartu Remi, 6 Orang Warga Jepara Diringkus Polisi" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Jepara, </strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Enam orang diringkus Satreskrim Polres Jepara saat bermain judi. Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi menyampaikan para tersangka itu ditangkap di dua lokasi dan pada waktu yang berbeda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Pada 29 Juli 2022 lalu, pihaknya menangkap tiga tersangka di Desa Sukosono, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<hr />
<p>Tersangka yang terdiri AR (31), MK (32), dan MSH ditangkap saat bermain judi remi di sebuah rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Penangkapan itu berlangsung pada dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Dari penangkapan itu, pihaknya mendapatkan barang bukti satu set kartu rumi dan uang tunai senilai Rp 179 ribu.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Sementara itu, pada 20 Agustus 2022 lalu, pihaknya menangkap tiga orang di Desa Slagi, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara. Tersangka KA (67), KE (57), dan W (55) ditangkap setelah kedapatan bermain remi dengan uang.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi menyampaikan tiga tersangka itu bermain remi di sebuah warung di desa tersebut.</p>
<hr />
<p>Para tersangka bermain remi dengan taruhan uang. Apabila salah satu pemain memenangkan permainan, maka mendapatkan uang taruhan,&#8221; kata AKP M. Fachrur Rozi kepada media, Jumat, 26 Agustus 2022.</p>
<hr />
<p>Dari penangkapan ini pihaknya mendapatkan barang bukti uang tunai Rp 430 ribu dan satu set kartu remi.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:Tj</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348681"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348681.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Tag</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/berjudi-kartu-remi-6-orang-warga-jepara-diringkus-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terekam Cctv, Aksi Pencurian Kotak Amal di Musala Al-Huda Panggang Jepara</title>
		<link>https://global7.id/terekam-cctv-aksi-pencurian-kotak-amal-di-musala-al-huda-panggang-jepara-2/</link>
					<comments>https://global7.id/terekam-cctv-aksi-pencurian-kotak-amal-di-musala-al-huda-panggang-jepara-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2022 09:06:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Panggang]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak Amal]]></category>
		<category><![CDATA[Maling Kotak Amal]]></category>
		<category><![CDATA[Musala Al-Huda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=8989</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Jepara,  &#160; Aksi pencurian kotak amal, berlokasi di Musala Al-Huda, Rt 3 / <a class="read-more" href="https://global7.id/terekam-cctv-aksi-pencurian-kotak-amal-di-musala-al-huda-panggang-jepara-2/" title="Terekam Cctv, Aksi Pencurian Kotak Amal di Musala Al-Huda Panggang Jepara" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Jepara, </strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi pencurian kotak amal, berlokasi di Musala Al-Huda, Rt 3 / Rw 4, Kelurahan Panggang, Kabupaten Jepara, Terekam Cctv di Musala Al-Huda Senin (22/8) sekitar pukul 00.12 Wib.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengurus musala di Kelurahan Panggang, Jepara memergoki seorang maling melalui CCTV. Maling tersebut kedapatan mengambil kotak amal. Bahkan, kejadian itu bukan pertama kali menimpa musala tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari informasi yang di peroleh awak media kejadian berlangsung di Musala Al-Huda, tepatnya di RT 3/RW 4 Kelurahan Panggang, Jepara (22/8) sekira pukul 00.12.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam rekaman CCTV yang peroleh dari pengurus musala tersebut, nampak seorang lelaki mengambil kotak amal yang ada di dalam musala. Lelaki tersebut mengenakan masker dan topi. Masuk melalui pintu dekat dengan kamar mandi. Kemudian, menuju ke ruang tengah musala dimana kotak amal berada. Kejadian tersebut bahkan berlangsung tak sampai lima menit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_8986" aria-describedby="caption-attachment-8986" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-8986" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-15-51-04-340_com.android.chrome.jpg" alt="" width="1080" height="719" srcset="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-15-51-04-340_com.android.chrome.jpg 1080w, https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-15-51-04-340_com.android.chrome-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-8986" class="wp-caption-text">Foto maling kotak amal yang terekam Cctv</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rizqi, Ketua RT 3 RW 4 sekaligus pengurus musala mengatakan, kejadian ini bukan merupakan kali pertama. Sekitar tiga bulan lalu, juga kemalingan. Saat itu, sekitar Rp 3 juta raib digondol maling. Kejadiannya juga sama, saat tengah malam. Hingga kini belum ditemukan pelakunya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat itu, pihaknya belum memasang CCTV. Sehingga tidak bisa diketahui penampakan pelaku. Namun, ia menduga pelakunya masih sama. Umurnya berkisar 30-an. “Kelihatan bukan orang sini, tapi orang luar,” ungkap Rizqi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terakhir, ia agak lega karena uang dalam kotak amal tersebut sudah dikumpulkan. Sehingga, kerugian tidak terlalu banyak. Berbeda dengan sebelumnya yang mencapai Rp 3 juta. Ia memperkirakan, ada sekitar kurang dari Rp 100 ribu yang diambil di kotak amal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menariknya, saat kotak amal pertama kali hilang, tidak semua uang diambil. Hanya yang nominalnya Rp 10 ribu ke atas. “Aneh. Yang Rp 5 ribu dan pecahan koin tidak diambil,” kata Rizqi.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:Rzq.</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348681"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348681.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/terekam-cctv-aksi-pencurian-kotak-amal-di-musala-al-huda-panggang-jepara-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geger! Kakek di Kudus Tewas, Setelah Kencan di Kamar Hotel</title>
		<link>https://global7.id/geger-kakek-di-kudus-tewas-setelah-kencan-di-kamar-hotel/</link>
					<comments>https://global7.id/geger-kakek-di-kudus-tewas-setelah-kencan-di-kamar-hotel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2022 04:07:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Kakek Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi Kencan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=8982</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Kudus,  &#160; Niat ingin mantap-mantap bersama teman wanitanya, namun nasib naas malah menimpa <a class="read-more" href="https://global7.id/geger-kakek-di-kudus-tewas-setelah-kencan-di-kamar-hotel/" title="Geger! Kakek di Kudus Tewas, Setelah Kencan di Kamar Hotel" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Kudus, </strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Niat ingin mantap-mantap bersama teman wanitanya, namun nasib naas malah menimpa Kakek tua di Kudus, Bagaimana tidak, pria yang sudah jadi kakek ini tewas, saat habis mantap-mantap di hotel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seorang kakek ditemukan meninggal di salah satu kamar di Hotel Star, turut Desa Pasuruan Lor, Jati, pada Rabu (24/8) dini hari. Diduga korban meninggal akibat sakit lama yang diderita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_8983" aria-describedby="caption-attachment-8983" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-8983" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-10-53-40-773_com.android.chrome.jpg" alt="" width="1080" height="727" srcset="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-10-53-40-773_com.android.chrome.jpg 1080w, https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-10-53-40-773_com.android.chrome-768x517.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-8983" class="wp-caption-text">Foto Tkp Kakek tewas usai kencan</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Kapolsek Jati AKP Deni Dwi Noviandi saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut, ia menuturkan pelaporan tersebut masuk sekira pukul 01.30.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ya, Benar. Yang bersangkutan merupakan Warga Loram Kulon, dengan inisial SY,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut, Deni menamabahkan, dari pengakuan saksi KS, 38, yang juga teman kencan korban. Sebelum meninggal, sang kakek sempat mengeluh sakit di bagian dada. KS yang panik pun lalu memanggil pegawai hotel, yang kemudian melaporkannya ke Polsek Jati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Semula, SY dan KS masuk hotel sekira pukul 23.00. Setelahnya, SY mengeluh sakit di bagian dada hingga terjatuh dari tempat tidur,” imbuhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terpisah, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter dari RSUD Loekmonohadi dan Inafis Polres Kudus, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. “Diperkirakan meninggal karena sakit lama yang diderita,” tutup AKP Deni.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:Rjk</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348681"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348681.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Tag</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/geger-kakek-di-kudus-tewas-setelah-kencan-di-kamar-hotel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hati-hati, Inilah 5 Ciri Orang yang Suka Nyinyir, Hidupnya Susah Maju, Nomor 5 Paling Berbahaya</title>
		<link>https://global7.id/hati-hati-inilah-5-ciri-orang-yang-suka-nyinyir-hidupnya-susah-maju-nomor-5-paling-berbahaya/</link>
					<comments>https://global7.id/hati-hati-inilah-5-ciri-orang-yang-suka-nyinyir-hidupnya-susah-maju-nomor-5-paling-berbahaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2022 06:24:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Gak Maju]]></category>
		<category><![CDATA[Katrok]]></category>
		<category><![CDATA[Nyinyir]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Pikir Kolot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=8666</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Jepara,  &#160; &#160; Dalam kehidupan sehari-hari pasti ada segelintir orang yang suka berkomentar <a class="read-more" href="https://global7.id/hati-hati-inilah-5-ciri-orang-yang-suka-nyinyir-hidupnya-susah-maju-nomor-5-paling-berbahaya/" title="Hati-hati, Inilah 5 Ciri Orang yang Suka Nyinyir, Hidupnya Susah Maju, Nomor 5 Paling Berbahaya" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Jepara, </strong></em></p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kehidupan sehari-hari pasti ada segelintir orang yang suka berkomentar buruk dan menilai buruk pada orang yang lebih maju dari dirinya. Hal itu membuat media online Global7.id menjelaskan dan memberikan saran positif serta bermanfaat.</p>
<hr />
<p><em><strong>1. Orang yang Selalu Berpikir Negatif</strong></em></p>
<p>Salah satu ciri yang paling mudah dikenali dari orang yang hidupnya susah maju yaitu orang yang selalu berpikir negatif.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Belum apa-apa, sudah memikirkan hal yang negatif, baru ketemu orang, sudah berpikir yang aneh-aneh. Berpikir negatif ini misalnya seperti mengatakan: &#8220;Mana mungkin bisa? Sepertinya sulit.&#8221;</p>
<p>Dan selalu berpikiran iri dan dengki ketika melihat seseorang maju.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p><em><strong>2. Orang yang Menerima Semua Teman</strong></em></p>
<p>Anda saat ini berteman dengan banyak orang dan tidak berusaha untuk mem-filternya, maka Anda termasuk orang yang susah maju.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Misalnya Anda sering bertemu orang yang mudah berpikir negatif, bertemu orang yang suka gosip, namun Anda tetap menjadi temannya. Hal ini merupakan sebuah kekeliruan yang harus segera diubah.</p>
<hr />
<p>Cek segera apakah diantara lingkup pertemanan Anda, ada orang-orang yang harus Anda jauhi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>3. Orang yang Susah Menerima Omongan Orang Lain</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika Anda termasuk orang yang susah menerima kritik dan saran dari orang lain, maka Anda termasuk orang yang susah maju.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Padahal setiap orang membutuhkan masukan yang baik untuk terus berkembang dalam hidupnya. Dan dari kritik dan saran tersebut akan membuat seseorang tumbuh dan terus memperbaiki diri sehingga akan mengalami kemajuan dalam hidup.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika tidak, Anda harus berhati-hati dan segera mengubah kebiasaan ini.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>4. Orang yang Selalu Memasukkan Apa Saja ke Dalam Dirinya</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam hidup ini ada banyak hal yang terjadi dari hal-hal yang positif hingga negatif.</p>
<hr />
<p>Ada banyak sekali kejadian atau hal-hal negatif yang terjadi di kehidupan sehari-hari misalnya membaca komentar negatif, film yang tidak baik, sinetron yang negatif dan masih banyak lagi. Anda menjadi orang yang mudah sekali memasukkan hal-hal negatif tersebut ke dalam diri yang akan membuat Anda sulit maju.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>5. Orang yang Tidak Mau Belajar</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, berbagai hal dalam hidup terus berubah.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Gaya hidup di masa dulu dan masa sekarang tentu berbeda. Sehingga, kita dituntut untuk menjadi orang yang harus dan mau terus belajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Dari yang tidak bisa menjadi bisa, dari yang tidak tahu menjadi tahu, begitulah rumus sederhananya. Orang-orang yang sulit maju adalah mereka yang tidak mau belajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Mereka mungkin termasuk orang yang mengeluh tidak bisa dan tidak tahu namun tidak mau belajar sehingga tidak heran mereka termasuk orang yang tertinggal.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Nah, jika Anda memiliki ciri-ciri di atas, Anda harus berhati-hati karena bisa jadi Anda termasuk orang yang sulit maju.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Ucp.</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/hati-hati-inilah-5-ciri-orang-yang-suka-nyinyir-hidupnya-susah-maju-nomor-5-paling-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemarau Datang, 3 Desa di Jepara Alami Kekeringan</title>
		<link>https://global7.id/kemarau-datang-3-desa-di-jepara-alami-kekeringan/</link>
					<comments>https://global7.id/kemarau-datang-3-desa-di-jepara-alami-kekeringan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2022 04:37:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Desa clering]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Raguklampitan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sumberejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Kemarau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=8662</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Jepara,  Tiga Desa di Kabupaten Jepara, meliputi Desa Sumberejo dan Clering di Kecamatan <a class="read-more" href="https://global7.id/kemarau-datang-3-desa-di-jepara-alami-kekeringan/" title="Kemarau Datang, 3 Desa di Jepara Alami Kekeringan" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Jepara, </strong></em></p>
<p>Tiga Desa di Kabupaten Jepara, meliputi Desa Sumberejo dan Clering di Kecamatan Donorojo, dan Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit.</p>
<p>Mulai kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih, menyusul debit air sumur di daerah setempat yang bertepatan dengan musim kemarau 2022 seperti sekarang ini mulai berkurang debit airnya di daerah tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara sudah ada tiga desa mulai terdampak kekeringan.Yaitu Desa Sumberejo, Desa Clering dan Desa Raguklampitan. Desa itu mengajukan dropping air.</p>
<p>Semoga tahun ini tidak banyak,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) Harian BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto kemarin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama tahun 2021 lalu, dropping air yang dilaksanakan oleh BPBD Jepara berlangsung di empat desa. Meliputi Desa Klepu Kecamatan Keling; Desa Sumberejo dan Clering Kecamatan Donorojo; dan Desa Kemujan Kecamatan Karimunjawa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_8663" aria-describedby="caption-attachment-8663" style="width: 1075px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-8663" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-06-11-27-46-223_com.android.chrome.jpg" alt="" width="1075" height="712" srcset="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-06-11-27-46-223_com.android.chrome.jpg 1075w, https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-06-11-27-46-223_com.android.chrome-768x509.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1075px) 100vw, 1075px" /><figcaption id="caption-attachment-8663" class="wp-caption-text">Foto Warga yang mengantri distribusi air bersih</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari ke empat desa tersebut ada sekitar 13 RT dan di dalamnya terdapat 1.395 jiwa yang terdampak kekeringan. Desa-desa tersebut mulai dilaksanakan dropping air bersih sejak Agustus 2021. Penyaluran terakhir dilaksanakan dengan tujuan Desa Clering dan Sumberejo di Kecamatan Donorojo.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat itu, dua desa tersebut masih mengalami kesulitan air hingga akhir November. Padahal saat itu sebagian besar wilayah Jepara mulai masuk musim penghujan. Terhitung sejak saat itu hingga terakhir kali dilaksanakan dropping sudah ada 940 ribu liter air bersih yang disalurkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun ini BPBD menggelontorkan biaya sebesar Rp 35 juta untuk mengantisipasi dampak kekeringan di Jepara. ” Senin (8/8) mulai pelaksanaan dropping air. Sambil menunggu kesiapan masyarakat menyiapkan alat tampung. Estimasi satu tangki tiap desa. Menyesuaikan situasi di lapangan,” papar Arwin.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Bppd Jepara</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/kemarau-datang-3-desa-di-jepara-alami-kekeringan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Berkelahi dengan Polisi Pencuri Tabung Gas 3kg Diringkus..</title>
		<link>https://global7.id/sempat-berkelahi-dengan-polisi-pencuri-tabung-gas-3kg-diringkus/</link>
					<comments>https://global7.id/sempat-berkelahi-dengan-polisi-pencuri-tabung-gas-3kg-diringkus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2022 04:06:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelahi]]></category>
		<category><![CDATA[Gas 3kg]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Pencuri]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=7769</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Sragen, &#160; Aparat Reskrim Polsek Ngrampal, Sragen, berhasil mengungkap aksi pencurian dengan pemberatan <a class="read-more" href="https://global7.id/sempat-berkelahi-dengan-polisi-pencuri-tabung-gas-3kg-diringkus/" title="Sempat Berkelahi dengan Polisi Pencuri Tabung Gas 3kg Diringkus.." itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Global7.id &#8211; Sragen,</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aparat Reskrim Polsek Ngrampal, Sragen, berhasil mengungkap aksi pencurian dengan pemberatan yang dilakukan seorang pemuda asal Jekawal, Tangen, Sragen, SW alias G yang dilakukan di warung pecel lele di Dukuh Ngrejeng RT 008, Desa Klandungan, Ngrampal, Sragen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelaku merupakan pencuri spesialis tabung gas melon 3 kg di warung-warung.</p>
<p>Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kapolsek Ngrampal AKP Hasto Broto dalam jumpa pers di Mapolres Sragen, Rabu (6/7/2022) sore, menjelaskan aksi pencurian itu terungkap saat pelaku hendak menjual tabung elpiji 3 kg lewat Facebook.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tabung-tabung gas itu, ujar dia, belum sempat laku. “Kami menjebak dengan COD barang di Alun-alun Sragen,” ujarnya.</p>
<p>Dia menerangkan petugas dan pelaku janjian COD di Alun-alun Sragen. Pada saat itulah petugas mencoba menangkap pelaku.</p>
<figure id="attachment_7771" aria-describedby="caption-attachment-7771" style="width: 980px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7771" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/Screenshot_2022-07-07-11-02-28-704_com.android.chrome.jpg" alt="" width="980" height="504" srcset="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/Screenshot_2022-07-07-11-02-28-704_com.android.chrome.jpg 980w, https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/Screenshot_2022-07-07-11-02-28-704_com.android.chrome-768x395.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 980px) 100vw, 980px" /><figcaption id="caption-attachment-7771" class="wp-caption-text">Foto ilustrasi pencurian gas 3kg</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat penangkapan itu, kata dia, pelaku sempat melawan dan sempat berkelahi dengan aparat di sekitar Alun-alun Sragen.</p>
<p>Akhirnya, pelaku berhasil ditangkap dan digelandang ke Mapolsek Ngrampal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami mengamankan lima unit tabung elpiji 3 kg dan sejumlah barang bukti lainnya, seperti dua buah ponsel merek Samsung dan Advance, gitar listrik, dan motor yang digunakan pelaku sebagai sarana, yakni Yamaha Mio Z berpelat nomor AD 2921 ASE,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dia menjelaskan modus operandinya pencuri ini melakukan aksinya pada malam hari dengan menggunakan perlatan pertukangan mencongkel kunci yang ada di warung.</p>
<p>Dia melanjutnya sebelumnya pelaku ini sudah survei lokasi dan saat warung sudah tutup kemudian pelaku beroperasi merusak kunci pintu warung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Aksi pelaku ini ternyata juga dilakukan di wilayah Kecamatan Sidoharjo dan Masaran. Namun, sayangnya para korban di dua kecamatan itu tidak melapor ke Polsek setempat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di warung-warung itu juga mengambil gas melon 3 kg dan <em>prescup. </em>Hasil curiannya belum sempat dijual. Kami menjeratnya dengan Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:Slp</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/sempat-berkelahi-dengan-polisi-pencuri-tabung-gas-3kg-diringkus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inilah Kronologis Siswa SMA di Palembang Cabuli Kakak Kelasnya, Ajak Makan Namun Dibelokan ke Hotel</title>
		<link>https://global7.id/inilah-kronologis-siswa-sma-di-palembang-cabuli-kakak-kelasnya-ajak-makan-namun-dibelokan-ke-hotel-2/</link>
					<comments>https://global7.id/inilah-kronologis-siswa-sma-di-palembang-cabuli-kakak-kelasnya-ajak-makan-namun-dibelokan-ke-hotel-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2022 04:28:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Pencabulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=7703</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Palembang, Seorang pelajar SMA berinisial MR di Palembang melakukan tipudaya kepada kakak kelasnya <a class="read-more" href="https://global7.id/inilah-kronologis-siswa-sma-di-palembang-cabuli-kakak-kelasnya-ajak-makan-namun-dibelokan-ke-hotel-2/" title="Inilah Kronologis Siswa SMA di Palembang Cabuli Kakak Kelasnya, Ajak Makan Namun Dibelokan ke Hotel" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Global7.id &#8211; Palembang,</p>
<p dir="ltr">Seorang pelajar SMA berinisial MR di Palembang melakukan tipudaya kepada kakak kelasnya untuk bisa melampiaskan nafsu bejatnya.</p>
<p dir="ltr">Awalnya ia melakukan pendekatan kepada FA (17) yang merupakan kakak kelasnya.</p>
<p dir="ltr">Ia mengajak jalan-jalan dan mengajak makan bersama.</p>
<p dir="ltr">Hingga suatu saat dengan dalih mengajak makan, MR (16) justru membelokan FA ke hotel.</p>
<p dir="ltr">Tidak hanya satu kali, MR memaksa FA berbuat asusila dua kali dalam satu malam.</p>
<p dir="ltr">Pelaku juga mengimingi korban untuk dibelikan makanan.</p>
<p dir="ltr">Perbuatan asusila MR ini diketahui oleh orangtua korban setelah FA (17) menceritakan kejadian yang dialaminya.</p>
<p dir="ltr">Tidak terima dengan hal itu, orangtua korban langsung mencari pelaku dan melaporkan peristiwa itu ke Polrestabes Palembang</p>
<p dir="ltr">Kasat Reskrim melalui Kanit PPA Ipda Cici Maretri Sianipar mengatakan, aksi bejat pelaku dilakukannya di sebuah kamar hotel di Palembang.</p>
<p dir="ltr">Mulanya pelaku hendak mengajak korban membeli makanan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Dia modusnya ngajak korban keluar untuk beli makanan. Bukannya beli makanan ternyata ia membawa korban ke sebuah hotel dulu, korban dipaksa ikut, &#8221; ujar Cici, Senin (4/7/2022).</p>
<p dir="ltr">Setelah sampai dan masuk ke dalam kamar pelaku melakukan aksinya dan memaksa korban menuruti kemauannya, pelaku juga mengiming-imingi membelikannya makanan agar korban mau.</p>
<figure id="attachment_7697" aria-describedby="caption-attachment-7697" style="width: 1036px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7697" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/Screenshot_2022-07-05-11-04-45-382_com.android.chrome.jpg" alt="" width="1036" height="522" srcset="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/Screenshot_2022-07-05-11-04-45-382_com.android.chrome.jpg 1036w, https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/Screenshot_2022-07-05-11-04-45-382_com.android.chrome-768x387.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1036px) 100vw, 1036px" /><figcaption id="caption-attachment-7697" class="wp-caption-text">Foto ilustrasi Pencabulan Siswa terhadap kakak Kelasnya</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p dir="ltr">MR menyetubuhi korban sebanyak dua kali pertama kali ia lakukan pada pukul 13:30 WIB lalu satu setengah jam berselang ia kembali melakukan aksinya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Korban terus melawan namun pelaku tetap memaksa, &#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Pelaku dijerat Undang-undang perlindungan anak karena perbuatannya dan kini tengah dalam pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p dir="ltr">Sementara MR mengakui perbuatannya, dia telah mengenal korban sebelumnya karena korban juga merupakan kakak kelas pelaku.</p>
<p dir="ltr">MR mengajak korban melakukan persetubuhan yang sudah ia rencanakan sebelumnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sudah kenal dengan korban sebelumnya pak, dan ini baru pertama kali saya lakukan,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Sehari sebelum aksi persetubuhan dilakukan oleh pelaku, ia mengajak korban jalan-jalan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya mengajaknya jalan-jalan, lalu janji mau belikan makanan. Lalu keesokan siang saya kabari lagi kalau saya mau jemput dia. Tanpa dia tahu saya mau bawa dia ke hotel, &#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Saat menjalani aksinya korban sudah menolak dan berusaha melawan namun ia tetap melanjutkan aksinya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pertama saya cium dulu, baru saya lakukan itu. Ada perlawanan juga dari korban,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Sumber:Hms Plrs Palembang<br />
(Setiyadi <a href="http://Global7.id" target="_blank" rel="noopener">Global7.id</a>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/inilah-kronologis-siswa-sma-di-palembang-cabuli-kakak-kelasnya-ajak-makan-namun-dibelokan-ke-hotel-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Terima Dibangunkan Tidur, Pemuda Pengangguran Tikam Ayah Tiri</title>
		<link>https://global7.id/tak-terima-dibangunkan-tidur-pemuda-pengangguran-tikam-ayah-tiri/</link>
					<comments>https://global7.id/tak-terima-dibangunkan-tidur-pemuda-pengangguran-tikam-ayah-tiri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2022 00:22:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Horor]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah Tiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Pengangguran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=7688</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Kriminal, &#160; &#160; &#160; Seorang pemuda berinisial RS (22), warga Kota Kuala Simpang, <a class="read-more" href="https://global7.id/tak-terima-dibangunkan-tidur-pemuda-pengangguran-tikam-ayah-tiri/" title="Tak Terima Dibangunkan Tidur, Pemuda Pengangguran Tikam Ayah Tiri" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Kriminal,</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-7560" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/IMG_20220630_084300.jpg" alt="" width="624" height="180" /></p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seorang pemuda berinisial RS (22), warga Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Aceh nekat membunuh ayah tirinya berinisial AS (42). Pemicunya sepele karena pelaku tak terima dibangunkan dari tidur.<br />
Dan diminta untuk mencari pekerjaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Humas Polres Aceh Tamiang AKP Untung Sumaryo, peristiwa pembunuhan yang sempat menghebohkan warga itu terjadi pada Senin (4/7) pagi, berawal dari cekcok antar korban AN (45) dan pelaku.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>“Korban membangunkan pelaku dari tidurnya dengan tujuan agar jangan malas-malasan dan segera mencari kerja,” kata Untung saat dikonfirmasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Disebutkan Untung, di tengah cekcok (perdebatan) antara keduanya pelaku kemudian meminta pinjam sepeda motor namun tidak diberikan oleh korban.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelaku yang tersulut emosi lalu mengambil sebilah pisau dan menusuk ayah tirinya. Polisi tak menjelaskan latar belakang pelaku sudah menganggur berapa lama sehingga disuruh ayah tirinya mencari pekerjaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<figure id="attachment_7690" aria-describedby="caption-attachment-7690" style="width: 949px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7690" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/Screenshot_2022-07-05-07-05-30-208_com.android.chrome.jpg" alt="" width="949" height="1076" srcset="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/Screenshot_2022-07-05-07-05-30-208_com.android.chrome.jpg 949w, https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/Screenshot_2022-07-05-07-05-30-208_com.android.chrome-768x871.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 949px) 100vw, 949px" /><figcaption id="caption-attachment-7690" class="wp-caption-text">Foto pelaku yang tega membunuh ayah tirinya sendiri</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>“Pelaku mengambil sebilah pisau dapur yang biasa terletak di bagian bawah dinding depan rumah korban, lalu dirinya langsung menusukkan pisau itu sebanyak tiga kali pada bagian bawah ketiak kiri, lengan bagian kanan, dan kiri dari tubuh korban,” tutur Untung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor korban sedangkan, sementara sang ayah tiri tersebut langsung dibawa ke rumah sakit Kabupaten Aceh Tamiang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>“Namun nyawa korban tidak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia akibat kehabisan darah,” ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Untuk pelaku sendiri, kata Untung, sekitar pukul 10.30 WIB berhasil diamankan oleh personel gabungan Reskrim Polres Aceh Tamiang dan Polsek Kuala Simpang di daerah kampung Sungai Kuruk Tiga, Kecamatan Seruway.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>“Setelah diamankan, pelaku langsung di bawa ke Polres Aceh Tamiang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata dia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Sumber: Kmprn/BbgSbr<br />
(Setiyadi Global7.id)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/tak-terima-dibangunkan-tidur-pemuda-pengangguran-tikam-ayah-tiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
