Global7.id JEPARA – Ramai diperbincangkan di media sosial, kondisi rumah milik seorang warga bernama Niamah yang berada di bawah pohon beringin di tepi jurang, Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, mendapat perhatian dari pemerintah desa dan aparat kewilayahan.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Desa Srobyong, Siti Munjayanah, memberikan klarifikasi terkait kondisi tempat tinggal ibu Niamah. Ia menjelaskan bahwa rumah tersebut sudah lama berada di lokasi itu. Awalnya, tempat tersebut digunakan sebagai tempat usaha keluarga, tetapi kini ditempati bersama keluarganya.
Menurut Siti Munjayanah, Niamah selama ini telah menerima bantuan sosial berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan tersebut disebut telah diterima sejak beberapa tahun lalu. Namun, untuk bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Niamah belum mendapatkannya. Salah satu kendalanya adalah lokasi rumah yang berdiri di atas tanah milik desa.
“Kalau Ibu Niamah nantinya memiliki lahan yang bisa digunakan, pihak desa akan mengajukan kepada pemerintah kabupaten agar beliau bisa mendapatkan bantuan RTLH,” ungkap Siti Munjayanah.
Niamah Berharap Mendapatkan Rumah yang Layak
Dalam kesempatan yang sama, Niamah dipanggil ke kantor desa untuk menyampaikan keterangan terkait kondisi tempat tinggalnya dan bantuan yang selama ini diterima.
Niamah membenarkan bahwa dirinya telah menerima bantuan BPNT maupun PKH sejak sekitar tahun 2021. Namun, untuk bantuan perbaikan atau pembangunan rumah, ia mengaku belum pernah menerimanya.
Ia pun menyatakan bersedia dan berharap menerima bantuan rumah layak huni apabila nantinya ada program yang dapat membantunya mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi keluarganya, dan dia menyampaikan kalau dibelakangnya ada tanah miliknya, jika ia mendapatkan bantuan rumah layak nantinya akan dibangun di lahan tersebut. Ucap Niamah
Danramil Mlonggo Siap Ikut Mengawal
Perhatian terhadap kondisi Niamah juga datang dari jajaran TNI. Danramil Mlonggo menghubungi Babinsa setempat lewat telpon untuk menanyakan kondisi warga tersebut sekaligus merespons persoalan yang ramai diperbincangkan.
Danramil menyampaikan kesiapan untuk ikut mengawal dan membantu mengupayakan agar Niamah memperoleh bantuan tempat tinggal yang layak sesuai ketentuan dan program yang tersedia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada media yang telah mengangkat persoalan tersebut sehingga mendapat perhatian berbagai pihak.
“Saya berterima kasih kepada pihak media yang telah menjalankan fungsi kontrol sosial. Saya berharap tiga pilar, yakni pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dapat berkolaborasi mengupayakan agar Ibu Niamah mendapatkan bantuan rumah yang layak,” ungkapnya.
Ia menegaskan akan turut membantu mengawal upaya tersebut karena Niamah merupakan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan yang nyaman. Kata Danramil
Perlu Sinergi untuk Mewujudkan Hunian Layak
Persoalan rumah Niamah menjadi perhatian bersama, terutama terkait kebutuhan tempat tinggal yang layak dan aman bagi keluarganya.
Disisi lain peran media sebagai kontrol sosial diharapkan dapat mendorong perhatian publik sekaligus memperkuat sinergi antarpihak, sehingga warga yang membutuhkan dapat memperoleh solusi nyata.
Hingga saat ini, upaya pengawalan dan pencarian solusi diharapkan terus berlanjut agar Niamah dan keluarganya dapat menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.
GLOBAL7/SGX










