<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Rembang &#8211; Global7 News</title>
	<atom:link href="https://global7.id/Ya/kabar-rembang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://global7.id</link>
	<description>Aktual dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jan 2026 12:41:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://global7.id/wp-content/uploads/2022/07/cropped-IMG_20220626_211747-60x60.jpg</url>
	<title>Kabar Rembang &#8211; Global7 News</title>
	<link>https://global7.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MBG Lasem Disorot! Sumur Warga Keruh &#038; Berbau 6 Bulan, Diduga Tercemar Limbah Dapur Ponpes</title>
		<link>https://global7.id/mbg-lasem-disorot-sumur-warga-keruh-berbau-6-bulan-diduga-tercemar-limbah-dapur-ponpes/</link>
					<comments>https://global7.id/mbg-lasem-disorot-sumur-warga-keruh-berbau-6-bulan-diduga-tercemar-limbah-dapur-ponpes/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[SGX]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 12:41:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lasem]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=36621</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Rembang,  MBG Lasem Disorot setelah sumur milik Musyarofah (50), warga Desa Sumbergirang RT <a class="read-more" href="https://global7.id/mbg-lasem-disorot-sumur-warga-keruh-berbau-6-bulan-diduga-tercemar-limbah-dapur-ponpes/" title="MBG Lasem Disorot! Sumur Warga Keruh &#038; Berbau 6 Bulan, Diduga Tercemar Limbah Dapur Ponpes" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Rembang, </strong></em></p>
<p>MBG Lasem Disorot setelah sumur milik Musyarofah (50), warga Desa Sumbergirang RT 01 RW 02 Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, diduga tercemar limbah buangan dapur MBG SPPG milik Ponpes Roudlotut Tholabah. Akibatnya, sumur yang menjadi satu-satunya sumber air keluarga tersebut tidak bisa dimanfaatkan selama kurang lebih enam bulan terakhir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menduga air sumurnya tercemar limbah yang berasal dari buangan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Pondok Pesantren “Roudlotut Tholabah” Lasem.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kekecewaan itu disampaikan Musyarofah kepada Tim Satgas Pemantau MBG dari Gerakan Nasional Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (GNPK) DPK Rembang yang dikoordinir Sukir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote><p>“Ketika saya melakukan investigasi di lapangan bersama tim memang benar bahwa limbah yang diduga berasal dari dapur MBG SPPG milik Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholabah mencemari sumur Bu Musyarofah sehingga airnya sampai dengan tim melakukan investigasi belum bisa dimanfaatkan,” jelas Sukir kepada wartawan, Senin (26/1/26).</p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<p>Menurutnya, saat melakukan investigasi pada Sabtu (22/1), pihaknya prihatin karena sumur tersebut menjadi satu-satunya sumber air bagi keluarga Musyarofah. Meski dari pihak SPPG sudah memasok air “pengganti,” namun kondisi air yang diterima belum sepenuhnya layak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pengakuannya, Musyarofah menyebut air pengganti yang diambil dari sumur milik SPPG juga berbau sehingga sementara hanya dipakai untuk mencuci. Sementara kebutuhan air minum dipasok dari dapur SPPG, namun jumlahnya dinilai tidak mencukupi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote><p>“Bu Musyarofah tetap meminta agar sumur miliknya bersih dari limbah dan bisa dimanfaatkan seperti semula,” tambah Sukir.</p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<p><strong>Sudah Lapor Desa hingga Dinas Kesehatan, Belum Ada Tindak Lanjut</strong></p>
<p>Informasi yang dihimpun, pihak desa disebut sudah dilapori terkait keluhan tersebut, namun belum ada tanggapan. Karena tidak ada perkembangan, Musyarofah akhirnya melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihak DKK disebut sudah turun melakukan peninjauan ke lokasi, namun hingga berita ini diturunkan belum ada tindak lanjut penanganan limbah. Bahkan kondisi sumur disebut semakin parah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote><p>“Saya merasa kecewa banget meski sudah diberi air dari sumur SPPG namun airnya masih berbau dan pihak DKK sudah datang meninjau lokasi tetapi kenyataanya sampai sekarang tidak ada upaya untuk membersihkan limbah sehingga sumur saya masih tetap keruh dan berbau,” ungkap Musyarofah sambil menangis kepada Tim Investigasi GNPK.</p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<p><strong>Pihak Dapur MBG: Limbah Sudah Ditangani, Disedot Tangki</strong></p>
<p>Sementara itu, Srigati selaku penanggung jawab Dapur MBG menjelaskan kepada Tim Investigasi GNPK bahwa pihaknya sudah memasok air pengganti untuk memenuhi kebutuhan keluarga Musyarofah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menyebut pengelolaan limbah sudah dibuatkan bak buangan, kemudian limbah disedot menggunakan mobil tangki yang disediakan dari dapur MBG dan dibuang di lokasi lain yang jauh dari pemukiman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Warga Minta Sumur Dipulihkan dan Limbah Dibersihkan</strong></p>
<p>Meski begitu, Musyarofah dan keluarganya mengaku tetap kecewa karena selain sumur tercemar, mereka merasa tidak mendapatkan kompensasi apapun. Mereka mendesak agar tempat buangan limbah dibersihkan dan kondisi sumur dikembalikan seperti semula.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Musyarofah menegaskan air bersih merupakan kebutuhan utama, terutama bagi keluarga yang tergolong lemah secara ekonomi, sehingga tidak mungkin terus-menerus membeli air.</p>
<p>&nbsp;</p>
<blockquote><p>“Saya kesulitan air hari Senin sampai hari Jumat dan tampungan air dari dapur MBG bisa free hari Sabtu dan Minggu. Hari Senin sampai Jumat airnya dipasok namun tidak memadai dan bisa leluasa ketika hari libur,” ucapnya.</p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<p>Hingga saat ini, warga berharap ada langkah cepat dari pihak terkait agar persoalan limbah dapur MBG tidak terus berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.</p>
<p>Laporan pengaduan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) Badan Gizi Nasional (BGN) dapat disampaikan secara online melalui situs resmi <mark class="HxTRcb" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-processed="true"><a class="GI370e" href="https://www.google.com/search?hl=id-ID&amp;ram_mb=7503&amp;aos=20&amp;ampcct=7499&amp;qsubts=1769431204405&amp;cs=0&amp;q=bgn.lapor.go.id&amp;agsai=h_pn7dkKCKE&amp;padt=117&amp;gs_lp=Eg1nc2EtZ29vZ2xlYXBwGgIYACIQIyMjIyMjIyMjIyMjIyMjIzIJCAAQIRigASgBMgkIARAhGKABKAFABUjlhwFQ8wtYpYABYCCIARaYAfgBoAHZFKoBBjhqMTNqMbABALgBA5gCHqAC1RvCAgYQABhHKAHCAgcQABiABCgBwgILEAAYChgLGIAEKAHCAgwQABhDGIAEGIoFKAHCAgoQABgKGBYYHigBwgIHECEYnwUoAcICBhAhGBUoAcICChAAGIAEGKIEKAHCAgwQIxgnGIAEGIoFKAHCAg0QABiDARixAxiABCgBwgIKEAAYsQMYgAQoAcICEhAAGAoYgwEYsQMYgAQYigUoAcICDxAAGAoYgwEYsQMYgAQoAcICEBAAGIMBGLEDGIAEGIoFKAHCAgYQABgDKAHCAggQABgWGB4oAcICCRAhGAoYoAEoAcICBxAAGO8FKAHSAgtQaTlLYU80QUprZ6ADALAEALgEAMIEANAEAIIFBggAEAAoAIAGBIgGAZAGCJIHBjhqMjBqMpgHAaAHmEo&amp;rdid=d79cb89e-4c50-44a9-9980-d4e6298a27af&amp;client=ms-android-xiaomi-terr1-rso2&amp;source=and.gsa.widget.text&amp;ved=2ahUKEwilrtzznKmSAxVxzTgGHbNVI0wQgK4QegQIARAC" data-ved="2ahUKEwilrtzznKmSAxVxzTgGHbNVI0wQgK4QegQIARAC" data-hveid="CAEQAg" data-processed="true" target="_blank" rel="noopener">bgn.lapor.go.id</a></strong></mark>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>G7/BBKR</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/mbg-lasem-disorot-sumur-warga-keruh-berbau-6-bulan-diduga-tercemar-limbah-dapur-ponpes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puskesmas Pancur di Hebohkan Pegawainya Yang Diduga Lakukan Mesum di Mushola</title>
		<link>https://global7.id/puskesmas-pancur-di-hebohkan-pegawainya-yang-diduga-lakukan-mesum-di-mushola/</link>
					<comments>https://global7.id/puskesmas-pancur-di-hebohkan-pegawainya-yang-diduga-lakukan-mesum-di-mushola/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[SGX]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2025 13:49:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[ASN Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Di Mushola]]></category>
		<category><![CDATA[Rembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=33764</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Rembang,  Kepala Puskesmas Pancur, dr. Samsul Anwar saat dihubungi menyatakan sebelum kejadian ini, <a class="read-more" href="https://global7.id/puskesmas-pancur-di-hebohkan-pegawainya-yang-diduga-lakukan-mesum-di-mushola/" title="Puskesmas Pancur di Hebohkan Pegawainya Yang Diduga Lakukan Mesum di Mushola" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Rembang, </strong></em></p>
<p>Kepala Puskesmas Pancur, dr. Samsul Anwar saat dihubungi menyatakan sebelum kejadian ini, pihaknya sudah 3 kali memberikan peringatan kepada pegawai tersebut, agar tidak sering jadwal keluar berdua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Puskesmas Pancur, dr. Samsul Anwar saat dihubungi menyatakan sebelum kejadian ini, pihaknya sudah 3 kali memberikan peringatan kepada pegawai tersebut, agar tidak sering jadwal keluar berdua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Informasi dari sekitar lokasi kejadian, warga sebenarnya sudah cukup lama mendengar desas-desus itu. Bahkan sempat ada warga yang mencoba mengintip ke dalam mushola.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihak Kecamatan Pancur menelusuri informasi adanya dua oknum aparatur sipil negara (ASN) lawan jenis bukan suami isteri, diduga sedang berduaan di dalam sebuah Mushola, turut tanah Desa Langkir Kecamatan Pancur kabupaten rembang jawatengah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pelaksana Tugas Camat Pancur, Kartiman mengaku mendapatkan banyak pertanyaan dari berbagai kalangan melalui nomor WhatsApp–nya, karena di media sosial ramai menyebut dugaan tindak asusila.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihaknya kemudian mengkonfirmasi sejumlah sumber. Hasilnya, diketahui dua oknum itu sama-sama berstatus pegawai Puskesmas Pancur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>G7/ Info Seputar Rembang</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/puskesmas-pancur-di-hebohkan-pegawainya-yang-diduga-lakukan-mesum-di-mushola/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asyik Nyabu di Kosan, Warga Jepara Diciduk Jajaran Polres Rembang</title>
		<link>https://global7.id/asyik/</link>
					<comments>https://global7.id/asyik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2024 10:13:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kelet]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Keling]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Rembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=17640</guid>

					<description><![CDATA[Pria inisial RWP (23), warga Dukuh Ploso, Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, diciduk jajaran Polres Rembang saat sedang nyabu di dalam kamar kos di Kabupaten Rembang. Adapun seorang kenalannya yang memesan sabu itu berhasil kabur.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Global7.id &#8211; Rembang,</p>
<p>Pria inisial RWP (23), warga Dukuh Ploso, Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, diciduk jajaran Polres Rembang saat sedang nyabu di dalam kamar kos di Kabupaten Rembang. Adapun seorang kenalannya yang memesan sabu itu berhasil kabur.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasi Humas Polres Rembang Ipda Mohamad Ansori, S.H. mengatakan tersangka ditangkap pada Rabu (21/2).</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>”Saat dilakukan penggeledahan di kamar nomor 10 Kos ‘Opa Muda’, turut tanah Desa Kedungrejo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, didapatkan dua orang yang sedang menggunakan narkotika jenis sabu. Saat dilakukan penangkapan, satu (orang) melarikan diri,” kata Ansori saat rilis kasus di Mapolres Rembang, Jum’at (23/2/2024).</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Ansori mengatakan, RWP awalnya ini ditelepon salah satu temannya yang berada di Rembang untuk membawa narkotika jenis sabu-sabu dari Jepara menuju ke Rembang. Dia dijanjikan diberi uang Rp 3 juta rupiah oleh temannya tersebut.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>”Sebelumnya tersangka RWP ini ditelepon temannya yang ada di Rembang. Lewat telepon, temannya menyuruh RWP membawa barang yang dari Jepara tersebut menuju Rembang. Dengan imbalan kurang lebih sekitar Rp 3 juta. Karena diberikan harapan seperti itu, barang berupa sabu-sabu itu dibawa ke Rembang,” ungkap Ansori.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Jenis sabu seberat 0,22 gram, satu alat isap sabu atau bong, satu HP, satu korek api gas. Terlapor dan barang bukti tersebut dibawa ke Satresnarkoba Polres Rembang untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Ansori.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat dihadirkan dalam rilis kasus, RWP mengaku sekali menggunakan sabu-sabu. “Baru kali ini (pakai sabu). Saya disuruh (nyabu). Kenal baru satu-dua bulan,” ucap RWP.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Dia kini dijerat Pasal 112, Ayat (1) dan atau Pasal 127, Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal empat tahun, maksimal 12 tahun.***</p>
<p>Sumber: Humas.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/asyik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diteror Pocong di Rembang, Mitosnya yang Jadi Pocong Bertambah Hartanya</title>
		<link>https://global7.id/diteror-pocong/</link>
					<comments>https://global7.id/diteror-pocong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 14:29:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jolotundo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sumbergirang]]></category>
		<category><![CDATA[Global7 Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Lasem]]></category>
		<category><![CDATA[Teror Pocong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=13930</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Rembang, Warga di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, digegerkan dengan teror penampakan pocong. Selain <a class="read-more" href="https://global7.id/diteror-pocong/" title="Diteror Pocong di Rembang, Mitosnya yang Jadi Pocong Bertambah Hartanya" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Rembang,</strong></em></p>
<p>Warga di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, digegerkan dengan teror penampakan pocong. Selain itu, salah satu rumah milik warga juga diketuk secara misterius pada malam hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Peristiwa teror penampakan pocong terjadi di Dukuh Kranggan, Desa Sumbergirang dan Dukuh Demungan, Desa Jolotundo. Sedangkan rumah yang diketuk misterius milik Tarmini, warga RT 04 RW 06 Dukuh Kranggan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&#8220;Itu yang rumah saya ditoktok pada malam Kamis, jam 12 atau satu itu. Karena kan sebelumnya ada kabar pocong itu. Terus ada yang toktok pintu rumah saya, saya dan anak saya nggak berani keluar ya takut. Kalau notoknya cuman sekali saja, tapi suaranya jelas, itu pintu rumah saya,&#8221; ungkap Tarmini, Sabtu (8/7/2023).</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Terkait teror penampakan pocong, salah satu warga RT 02 RW 06, Dukuh Kranggan, Widodo mengaku dirinya melihat penampakan pocong di depan rumah tetangganya, dekat pohon jeruk, pada Selasa (3/7) malam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Widodo juga mengungkap, selain dirinya, satu orang warga yang lainnya sebelumnya juga melihat teror yang sama di desanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&#8220;Yang melihat saya sama warga yang lain itu. Saya itu pas Selasa malam Rabu, sekitar jam 12 atau 1 malam. Pocongnya di dekat pohon jeruk ini, depan rumah tetangga saya ini. Lah saya lihatnya dari rumah saya kebetulan dekat. Saya ya kaget, terus saya panggil anak saya,&#8221; kata Widodo, Sabtu (8/7).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<hr />
<p>&#8220;Tapi setelah dikejar anak saya, itu pocongnya melompat ke arah situ (barat) di sekitar pohon-pohon pisang. Kalau satunya (warga satunya yang melihat) kelihatannya, itu sebelum saya,&#8221; imbuh Widodo.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Widodo menduga penampakan pocong tersebut merupakan ulah oleh orang yang iseng. Sebab dari yang ia lihat, gerak-gerik penampakan pocong seperti orang yang menakut-nakuti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&#8220;Kalau yang dari saya lihat itu sepertinya bukan asli. Orang iseng. Orang pocongnya itu kayak nakut-nakuti. Badannya digoyang-goyangkan ke kanan-kiri. Pas dikejar anak saya terus melompat-lompat ke sekitar pohon pisang. Pas dicari-cari terus nggak ada,&#8221; jelasnya.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Teguh Mardiono, tetangga Widodo, mengatakan semenjak terjadinya teror penampakan pocong empat hari yang lalu, warga desa menjadi resah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Pasalnya, kepercayaan warga tentang mitos yang meyakini kalau ada penampakan pocong biasanya adalah ulah oleh orang-orang yang mencari pesugihan.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ya jelas resah. Warga sini sampai berjaga-jaga. Sudah empat malam. Soalnya warga kan juga percaya mitos ya, kalau ada penampakan pocong, biasanya untuk menakut-nakuti, kalau ada yang kaget, itu yang jadi pocong hartanya bertambah,&#8221; ujarnya.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Sementara itu, saat dimintai konfirmasi terkait sejumlah video yang merekam penampakan pocong yang beredar di pesan berantai dan medsos yang dinarasikan lokasinya di Desa Kranggan, Teguh menerangkan lokasi yang ada di video tidak identik dengan lokasi kejadian yang di desanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>&#8220;Sepertinya kalau video yang viral itu, itu bukan di sini. Kemungkinan video lama. Ya itu (video) kan muncul setelah ramai kejadian yang penampakan pocong di sini,&#8221; papar Teguh.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Dtk.</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348681"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348681.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Tag</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/diteror-pocong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selain jadi Bregedel, Inilah 7 Manfaat Biji Durian</title>
		<link>https://global7.id/selain-jadi-bregedel-inilah-7-manfaat-biji-durian/</link>
					<comments>https://global7.id/selain-jadi-bregedel-inilah-7-manfaat-biji-durian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2023 00:08:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Durian Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Biji Durian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=11616</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Edukasi Kesehatan,  Biji durian atau pongge ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan perkedel. Hal <a class="read-more" href="https://global7.id/selain-jadi-bregedel-inilah-7-manfaat-biji-durian/" title="Selain jadi Bregedel, Inilah 7 Manfaat Biji Durian" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Edukasi Kesehatan, </strong></em></p>
<p>Biji durian atau pongge ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan perkedel. Hal itu dibuktikan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Tani dari Desa Kendalagung Kecamatan Kragan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Berkat olahan perkedel dari biji duian, KWT Putri Tani berhasil menjadi juara pertama dalam ajang lomba olahan durian yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan, Agus Iwan Haswanto mengatakan kegiatan tersebut untuk memberikan pancingan kepada kelompok tani melakukan variasi olahan durian yang kebetulan sedang musim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<hr />
<p>Dengan olahan semacam ini, diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi, sekaligus menambah penghasilan petani.</p>
<p>“Kita ingin terus mendorong supaya kelompok tani maupun kelompok wanita tani melakukan diversifikasi olahan. Jadi enggak hanya durian saja, tapi produk-produk pertanian ketika sedang musim dan jumlahnya berlimpah, bisa dimanfaatkan, “ kata Agus Iwan, Minggu, (19/2/2023).</p>
<hr />
<p>Agus Iwan mengatakan bahwa KWT dari Desa Kendalagung menjadi yang terbaik, karena inovasi idenya sangat menarik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Biji durian atau pongge diolah menjadi pergedel dengan sensasi rasa nikmat. Padahal biasanya pongge lebih banyak dibuang warga seusai makan buah durian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<hr />
<p>Pongge durian diklaim sebagai sumber energi, bermanfaat menjaga kesehatan gigi, memperkuat otot dan menjaga sistem pencernaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Sedangkan untuk juara II diraih kelompok perwakilan Kecamatan Lasem dan juara III dari kelompok Kecamatan Sulang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Lalu, apa saja manfaat biji durian untuk kesehatan kita? berikut ulasannya.</p>
<p><strong>1. Menjaga kesehatan tulang dan gigi</strong></p>
<p>Menurut penelitian, biji buah durian ternyata dapat menjaga kesehatan tulang dan gigi kita. Biji durian dapat menjaga kesehatan tulang dan gigi kita karena mengandung fosfor serta kalsium yang tinggi.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>2. Bisa dijadikan sebagai sumber energi dan tenaga</strong></p>
<p>Mengandung sari pati yang tinggi, biji buah durian dapat menambah energi dan tenaga. Mengandung sari pati yang tinggi, biji buah durian dapat menambah energi dan tenaga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Sari Pati merupakan karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air yang berwujud bubuk putih, tawar, dan tidak berbau. Senyawa sari pati ini diklasifikasikan sebagai energi tinggi, yang bisa membuat perut lebih lama terisi daripada jenis karbohidrat lain.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>3. Meminimalkan resiko gangguan jantung</strong></p>
<p>Zat antioksidan di dalam biji durian ternyata mampu mencegah penyakit jantung.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>4. Menjaga sistem kekebalan tubuh</strong></p>
<p>Ternyata biji durian mengandung vitamin c yang dapat membantu kekebalan tubuh kita. Jika kekebalan tubuh kita terjaga, berbagai macam penyakit dapat terhindar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p><strong>5. Memperkuat otot</strong></p>
<p>Tak hanya mengandung vitamin c, biji durian juga mengandung protein baik yang mengikat lemak menjadi otot. Ternyata biji durian mengandung vitamin c yang dapat membantu kekebalan tubuh kita. Jika kekebalan tubuh kita terjaga, berbagai macam penyakit dapat terhindar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p><strong>5. Memperkuat otot</strong></p>
<p>Tak hanya mengandung vitamin c, biji durian juga mengandung protein baik yang mengikat lemak menjadi otot.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>6. Mencegah hipertensi</strong></p>
<p>Kandungan kalium di dalam biji durian mempunyai manfaat yang membantu menurunkan tekanan darah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p><strong>7. Memperlancar sistem pencernaan</strong></p>
<p>Biji durian mengandung serat yang baik untuk mengatasi masalah pencernaan dan sembelit. Kandungan serat ini kabarnya akan bekerja dengan makanan probiotik yang berkontribusi dalam menjaga sistem pencernaan.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p><strong>Cara mengkonsumsi biji durian</strong></p>
<p>1. Cuci bersih biji durian.</p>
<p>2. Siapkan air untuk merebus biji durian.</p>
<p>3. Rebus biji durian hingga lembut.</p>
<p>4. Biji durian pun siap untuk kita konsumsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Itulah keunggulan dan manfaat biji durian yang patut kamu ketahui.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Berbagai Sumber.</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348681"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348681.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Tag</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/selain-jadi-bregedel-inilah-7-manfaat-biji-durian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berjudi Kartu Remi, 6 Orang Warga Jepara Diringkus Polisi</title>
		<link>https://global7.id/berjudi-kartu-remi-6-orang-warga-jepara-diringkus-polisi/</link>
					<comments>https://global7.id/berjudi-kartu-remi-6-orang-warga-jepara-diringkus-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2022 02:45:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Judi Remi]]></category>
		<category><![CDATA[Kasatreskrim Polres Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Perjudian]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=9025</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Jepara,  &#160; Enam orang diringkus Satreskrim Polres Jepara saat bermain judi. Kasatreskrim Polres <a class="read-more" href="https://global7.id/berjudi-kartu-remi-6-orang-warga-jepara-diringkus-polisi/" title="Berjudi Kartu Remi, 6 Orang Warga Jepara Diringkus Polisi" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Jepara, </strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Enam orang diringkus Satreskrim Polres Jepara saat bermain judi. Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi menyampaikan para tersangka itu ditangkap di dua lokasi dan pada waktu yang berbeda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Pada 29 Juli 2022 lalu, pihaknya menangkap tiga tersangka di Desa Sukosono, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<hr />
<p>Tersangka yang terdiri AR (31), MK (32), dan MSH ditangkap saat bermain judi remi di sebuah rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Penangkapan itu berlangsung pada dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Dari penangkapan itu, pihaknya mendapatkan barang bukti satu set kartu rumi dan uang tunai senilai Rp 179 ribu.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Sementara itu, pada 20 Agustus 2022 lalu, pihaknya menangkap tiga orang di Desa Slagi, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara. Tersangka KA (67), KE (57), dan W (55) ditangkap setelah kedapatan bermain remi dengan uang.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi menyampaikan tiga tersangka itu bermain remi di sebuah warung di desa tersebut.</p>
<hr />
<p>Para tersangka bermain remi dengan taruhan uang. Apabila salah satu pemain memenangkan permainan, maka mendapatkan uang taruhan,&#8221; kata AKP M. Fachrur Rozi kepada media, Jumat, 26 Agustus 2022.</p>
<hr />
<p>Dari penangkapan ini pihaknya mendapatkan barang bukti uang tunai Rp 430 ribu dan satu set kartu remi.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:Tj</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348681"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348681.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Tag</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/berjudi-kartu-remi-6-orang-warga-jepara-diringkus-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terekam Cctv, Aksi Pencurian Kotak Amal di Musala Al-Huda Panggang Jepara</title>
		<link>https://global7.id/terekam-cctv-aksi-pencurian-kotak-amal-di-musala-al-huda-panggang-jepara-2/</link>
					<comments>https://global7.id/terekam-cctv-aksi-pencurian-kotak-amal-di-musala-al-huda-panggang-jepara-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2022 09:06:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Panggang]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak Amal]]></category>
		<category><![CDATA[Maling Kotak Amal]]></category>
		<category><![CDATA[Musala Al-Huda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=8989</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Jepara,  &#160; Aksi pencurian kotak amal, berlokasi di Musala Al-Huda, Rt 3 / <a class="read-more" href="https://global7.id/terekam-cctv-aksi-pencurian-kotak-amal-di-musala-al-huda-panggang-jepara-2/" title="Terekam Cctv, Aksi Pencurian Kotak Amal di Musala Al-Huda Panggang Jepara" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Jepara, </strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi pencurian kotak amal, berlokasi di Musala Al-Huda, Rt 3 / Rw 4, Kelurahan Panggang, Kabupaten Jepara, Terekam Cctv di Musala Al-Huda Senin (22/8) sekitar pukul 00.12 Wib.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengurus musala di Kelurahan Panggang, Jepara memergoki seorang maling melalui CCTV. Maling tersebut kedapatan mengambil kotak amal. Bahkan, kejadian itu bukan pertama kali menimpa musala tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari informasi yang di peroleh awak media kejadian berlangsung di Musala Al-Huda, tepatnya di RT 3/RW 4 Kelurahan Panggang, Jepara (22/8) sekira pukul 00.12.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam rekaman CCTV yang peroleh dari pengurus musala tersebut, nampak seorang lelaki mengambil kotak amal yang ada di dalam musala. Lelaki tersebut mengenakan masker dan topi. Masuk melalui pintu dekat dengan kamar mandi. Kemudian, menuju ke ruang tengah musala dimana kotak amal berada. Kejadian tersebut bahkan berlangsung tak sampai lima menit.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_8986" aria-describedby="caption-attachment-8986" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-8986" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-15-51-04-340_com.android.chrome.jpg" alt="" width="1080" height="719" srcset="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-15-51-04-340_com.android.chrome.jpg 1080w, https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-15-51-04-340_com.android.chrome-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-8986" class="wp-caption-text">Foto maling kotak amal yang terekam Cctv</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rizqi, Ketua RT 3 RW 4 sekaligus pengurus musala mengatakan, kejadian ini bukan merupakan kali pertama. Sekitar tiga bulan lalu, juga kemalingan. Saat itu, sekitar Rp 3 juta raib digondol maling. Kejadiannya juga sama, saat tengah malam. Hingga kini belum ditemukan pelakunya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat itu, pihaknya belum memasang CCTV. Sehingga tidak bisa diketahui penampakan pelaku. Namun, ia menduga pelakunya masih sama. Umurnya berkisar 30-an. “Kelihatan bukan orang sini, tapi orang luar,” ungkap Rizqi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terakhir, ia agak lega karena uang dalam kotak amal tersebut sudah dikumpulkan. Sehingga, kerugian tidak terlalu banyak. Berbeda dengan sebelumnya yang mencapai Rp 3 juta. Ia memperkirakan, ada sekitar kurang dari Rp 100 ribu yang diambil di kotak amal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menariknya, saat kotak amal pertama kali hilang, tidak semua uang diambil. Hanya yang nominalnya Rp 10 ribu ke atas. “Aneh. Yang Rp 5 ribu dan pecahan koin tidak diambil,” kata Rizqi.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:Rzq.</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348681"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348681.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/terekam-cctv-aksi-pencurian-kotak-amal-di-musala-al-huda-panggang-jepara-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geger! Kakek di Kudus Tewas, Setelah Kencan di Kamar Hotel</title>
		<link>https://global7.id/geger-kakek-di-kudus-tewas-setelah-kencan-di-kamar-hotel/</link>
					<comments>https://global7.id/geger-kakek-di-kudus-tewas-setelah-kencan-di-kamar-hotel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2022 04:07:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Kakek Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi Kencan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=8982</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Kudus,  &#160; Niat ingin mantap-mantap bersama teman wanitanya, namun nasib naas malah menimpa <a class="read-more" href="https://global7.id/geger-kakek-di-kudus-tewas-setelah-kencan-di-kamar-hotel/" title="Geger! Kakek di Kudus Tewas, Setelah Kencan di Kamar Hotel" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Kudus, </strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Niat ingin mantap-mantap bersama teman wanitanya, namun nasib naas malah menimpa Kakek tua di Kudus, Bagaimana tidak, pria yang sudah jadi kakek ini tewas, saat habis mantap-mantap di hotel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seorang kakek ditemukan meninggal di salah satu kamar di Hotel Star, turut Desa Pasuruan Lor, Jati, pada Rabu (24/8) dini hari. Diduga korban meninggal akibat sakit lama yang diderita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_8983" aria-describedby="caption-attachment-8983" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-8983" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-10-53-40-773_com.android.chrome.jpg" alt="" width="1080" height="727" srcset="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-10-53-40-773_com.android.chrome.jpg 1080w, https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-24-10-53-40-773_com.android.chrome-768x517.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-8983" class="wp-caption-text">Foto Tkp Kakek tewas usai kencan</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Kapolsek Jati AKP Deni Dwi Noviandi saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut, ia menuturkan pelaporan tersebut masuk sekira pukul 01.30.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ya, Benar. Yang bersangkutan merupakan Warga Loram Kulon, dengan inisial SY,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut, Deni menamabahkan, dari pengakuan saksi KS, 38, yang juga teman kencan korban. Sebelum meninggal, sang kakek sempat mengeluh sakit di bagian dada. KS yang panik pun lalu memanggil pegawai hotel, yang kemudian melaporkannya ke Polsek Jati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348682"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348682.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Semula, SY dan KS masuk hotel sekira pukul 23.00. Setelahnya, SY mengeluh sakit di bagian dada hingga terjatuh dari tempat tidur,” imbuhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terpisah, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter dari RSUD Loekmonohadi dan Inafis Polres Kudus, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. “Diperkirakan meninggal karena sakit lama yang diderita,” tutup AKP Deni.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber:Rjk</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><!-- Composite Start --></p>
<div id="M735619ScriptRootC1348681"></div>
<p><script src="https://jsc.mgid.com/g/l/global7.id.1348681.js" async>
</script><br />
<!-- Composite End --></p>
<p>Tag</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/geger-kakek-di-kudus-tewas-setelah-kencan-di-kamar-hotel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hati-hati, Inilah 5 Ciri Orang yang Suka Nyinyir, Hidupnya Susah Maju, Nomor 5 Paling Berbahaya</title>
		<link>https://global7.id/hati-hati-inilah-5-ciri-orang-yang-suka-nyinyir-hidupnya-susah-maju-nomor-5-paling-berbahaya/</link>
					<comments>https://global7.id/hati-hati-inilah-5-ciri-orang-yang-suka-nyinyir-hidupnya-susah-maju-nomor-5-paling-berbahaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2022 06:24:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan Mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Gak Maju]]></category>
		<category><![CDATA[Katrok]]></category>
		<category><![CDATA[Nyinyir]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Pikir Kolot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=8666</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Jepara,  &#160; &#160; Dalam kehidupan sehari-hari pasti ada segelintir orang yang suka berkomentar <a class="read-more" href="https://global7.id/hati-hati-inilah-5-ciri-orang-yang-suka-nyinyir-hidupnya-susah-maju-nomor-5-paling-berbahaya/" title="Hati-hati, Inilah 5 Ciri Orang yang Suka Nyinyir, Hidupnya Susah Maju, Nomor 5 Paling Berbahaya" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Jepara, </strong></em></p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kehidupan sehari-hari pasti ada segelintir orang yang suka berkomentar buruk dan menilai buruk pada orang yang lebih maju dari dirinya. Hal itu membuat media online Global7.id menjelaskan dan memberikan saran positif serta bermanfaat.</p>
<hr />
<p><em><strong>1. Orang yang Selalu Berpikir Negatif</strong></em></p>
<p>Salah satu ciri yang paling mudah dikenali dari orang yang hidupnya susah maju yaitu orang yang selalu berpikir negatif.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Belum apa-apa, sudah memikirkan hal yang negatif, baru ketemu orang, sudah berpikir yang aneh-aneh. Berpikir negatif ini misalnya seperti mengatakan: &#8220;Mana mungkin bisa? Sepertinya sulit.&#8221;</p>
<p>Dan selalu berpikiran iri dan dengki ketika melihat seseorang maju.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p><em><strong>2. Orang yang Menerima Semua Teman</strong></em></p>
<p>Anda saat ini berteman dengan banyak orang dan tidak berusaha untuk mem-filternya, maka Anda termasuk orang yang susah maju.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Misalnya Anda sering bertemu orang yang mudah berpikir negatif, bertemu orang yang suka gosip, namun Anda tetap menjadi temannya. Hal ini merupakan sebuah kekeliruan yang harus segera diubah.</p>
<hr />
<p>Cek segera apakah diantara lingkup pertemanan Anda, ada orang-orang yang harus Anda jauhi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>3. Orang yang Susah Menerima Omongan Orang Lain</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika Anda termasuk orang yang susah menerima kritik dan saran dari orang lain, maka Anda termasuk orang yang susah maju.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Padahal setiap orang membutuhkan masukan yang baik untuk terus berkembang dalam hidupnya. Dan dari kritik dan saran tersebut akan membuat seseorang tumbuh dan terus memperbaiki diri sehingga akan mengalami kemajuan dalam hidup.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika tidak, Anda harus berhati-hati dan segera mengubah kebiasaan ini.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>4. Orang yang Selalu Memasukkan Apa Saja ke Dalam Dirinya</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam hidup ini ada banyak hal yang terjadi dari hal-hal yang positif hingga negatif.</p>
<hr />
<p>Ada banyak sekali kejadian atau hal-hal negatif yang terjadi di kehidupan sehari-hari misalnya membaca komentar negatif, film yang tidak baik, sinetron yang negatif dan masih banyak lagi. Anda menjadi orang yang mudah sekali memasukkan hal-hal negatif tersebut ke dalam diri yang akan membuat Anda sulit maju.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>5. Orang yang Tidak Mau Belajar</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, berbagai hal dalam hidup terus berubah.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Gaya hidup di masa dulu dan masa sekarang tentu berbeda. Sehingga, kita dituntut untuk menjadi orang yang harus dan mau terus belajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Dari yang tidak bisa menjadi bisa, dari yang tidak tahu menjadi tahu, begitulah rumus sederhananya. Orang-orang yang sulit maju adalah mereka yang tidak mau belajar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<hr />
<p>Mereka mungkin termasuk orang yang mengeluh tidak bisa dan tidak tahu namun tidak mau belajar sehingga tidak heran mereka termasuk orang yang tertinggal.</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
<p>Nah, jika Anda memiliki ciri-ciri di atas, Anda harus berhati-hati karena bisa jadi Anda termasuk orang yang sulit maju.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Ucp.</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/hati-hati-inilah-5-ciri-orang-yang-suka-nyinyir-hidupnya-susah-maju-nomor-5-paling-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemarau Datang, 3 Desa di Jepara Alami Kekeringan</title>
		<link>https://global7.id/kemarau-datang-3-desa-di-jepara-alami-kekeringan/</link>
					<comments>https://global7.id/kemarau-datang-3-desa-di-jepara-alami-kekeringan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Teguh Yulianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2022 04:37:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Desa clering]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Raguklampitan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sumberejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Kemarau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://global7.id/?p=8662</guid>

					<description><![CDATA[Global7.id &#8211; Jepara,  Tiga Desa di Kabupaten Jepara, meliputi Desa Sumberejo dan Clering di Kecamatan <a class="read-more" href="https://global7.id/kemarau-datang-3-desa-di-jepara-alami-kekeringan/" title="Kemarau Datang, 3 Desa di Jepara Alami Kekeringan" itemprop="url">Baca Berita Selanjutnya </a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Global7.id &#8211; Jepara, </strong></em></p>
<p>Tiga Desa di Kabupaten Jepara, meliputi Desa Sumberejo dan Clering di Kecamatan Donorojo, dan Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit.</p>
<p>Mulai kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih, menyusul debit air sumur di daerah setempat yang bertepatan dengan musim kemarau 2022 seperti sekarang ini mulai berkurang debit airnya di daerah tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara sudah ada tiga desa mulai terdampak kekeringan.Yaitu Desa Sumberejo, Desa Clering dan Desa Raguklampitan. Desa itu mengajukan dropping air.</p>
<p>Semoga tahun ini tidak banyak,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) Harian BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto kemarin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama tahun 2021 lalu, dropping air yang dilaksanakan oleh BPBD Jepara berlangsung di empat desa. Meliputi Desa Klepu Kecamatan Keling; Desa Sumberejo dan Clering Kecamatan Donorojo; dan Desa Kemujan Kecamatan Karimunjawa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_8663" aria-describedby="caption-attachment-8663" style="width: 1075px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-8663" src="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-06-11-27-46-223_com.android.chrome.jpg" alt="" width="1075" height="712" srcset="https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-06-11-27-46-223_com.android.chrome.jpg 1075w, https://global7.id/wp-content/uploads/2022/08/Screenshot_2022-08-06-11-27-46-223_com.android.chrome-768x509.jpg 768w" sizes="(max-width: 1075px) 100vw, 1075px" /><figcaption id="caption-attachment-8663" class="wp-caption-text">Foto Warga yang mengantri distribusi air bersih</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari ke empat desa tersebut ada sekitar 13 RT dan di dalamnya terdapat 1.395 jiwa yang terdampak kekeringan. Desa-desa tersebut mulai dilaksanakan dropping air bersih sejak Agustus 2021. Penyaluran terakhir dilaksanakan dengan tujuan Desa Clering dan Sumberejo di Kecamatan Donorojo.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat itu, dua desa tersebut masih mengalami kesulitan air hingga akhir November. Padahal saat itu sebagian besar wilayah Jepara mulai masuk musim penghujan. Terhitung sejak saat itu hingga terakhir kali dilaksanakan dropping sudah ada 940 ribu liter air bersih yang disalurkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahun ini BPBD menggelontorkan biaya sebesar Rp 35 juta untuk mengantisipasi dampak kekeringan di Jepara. ” Senin (8/8) mulai pelaksanaan dropping air. Sambil menunggu kesiapan masyarakat menyiapkan alat tampung. Estimasi satu tangki tiap desa. Menyesuaikan situasi di lapangan,” papar Arwin.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Bppd Jepara</p>
<p>(Setiyadi Global7.id)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://global7.id/kemarau-datang-3-desa-di-jepara-alami-kekeringan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
